Nyeri Punggung Bawah, Bagaimana Mengatasinya?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

494

Pernah mengalami nyeri punggung bawah usai mengangkat benda berat? Kira-kira 7-10% keluhan yang dijumpai di ruang konsultasi dokter adalah nyeri punggung bawah. Nyeri ini dapat timbul setelah mengangkat benda berat dengan posisi yang tidak tepat, post aktivitas yang berlebihan, postur duduk membungkuk, dan membawa beban tas di pundak. Banyak orang yang sering mengabaikan masalah ini dan cenderung tidak mencari bantuan medis yang diperlukan. Walaupun nyeri ini dapat hilang begitu saja, tetapi jika dibiarkan begitu saja, nyeri bisa berlangsung berhari-hari (akut) hingga bertahun-tahun (kronis).

Kualitas rasa sakit dapat bervariasi, dari rasa seperti kesetrum atau panas, nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum, atau kesemutan di punggung bawah yang dapat menjalar ke punggung bawah depan, samping, atau bahkan dirasakan hingga di bagian belakang kaki. Berikut ini beberapa ciri nyeri yang sering digambarkan oleh penderita:

  1. Rasa sakit dapat memburuk dengan aktivitas
  2. Rasa sakit dapat lebih buruk setelah duduk lama, saat berganti posisi, saat bangun tidur.
  3. Terkadang, rasa sakitnya mungkin lebih buruk di malam hari.
  4. Dapat terjadi mati rasa atau kelemahan di bagian kaki.

Penyebab paling umum dari nyeri punggung bawah adalah ketegangan/ spasme otot atau akibat persendian yang robek. Sering mengangkat benda berat, gerakan tiba-tiba yang memberikan tekanan pada punggung bawah , atau cedera saat berolahraga adalah tiga penyebab nyeri punggung bawah yang paling sering. Ada beberapa penyebab nyeri yang lain, di antaranya:

  1. Penyakit degeneratif
  2. Disfungsi sendi
  3. Spondilolistesis
  4. Osteoartritis
  5. Deformitas tulang (kelainan bentuk tulang)
  6. Trauma
  7. Infeksi
  8. Kanker
  9. Penyakit autoimun

Jika rasa nyeri inimenyerang Anda, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan tersebut di rumah.

  1. Tetap aktif

Sebelumnya, istirahat total dianggap sebagai penanganan yang mungkin dapat meringankan nyeri punggung. Namun, tubuh yang tidak bergerak dalam waktu lama malah akan memperpanjang durasi keluhan. Upayakan agar Anda tetap aktif dengan memperhatikan gerakan-gerakan tertentu yang meningkatkan rasa nyeri.

2. Berpikir positif

Relaksasi dapat mengurangi ketegangan otot sehingga membantu mengurangi nyeri yang diderita. Penderita yang selalu berpikiran positif juga terbukti lebih cepat sembuh dibandingkan penderita yang selalu cemas akan penyakit yang dideritanya.

3. Kompres

Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Kompres dingin di lokasi nyeri untuk fase akut (hari ke 1-hari ke 3), dan kompres dengan bantal/ air hangat untuk pasca fase akut (hari ke-4 dan selanutnya). Bila keluhan tidak kunjung membaik maka Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat pengobatan medis. 

Postur tubuh yang baik dan olahraga yang tertaur adalah factor terpenting dalam menjaga kesehatan tulang punggung. Cobalah untuk menghindarkan punggung dari tekanan berlebihan untuk menghindari cedera punggung. Beberapa jenis olahraga yang dilakukan secara teratur seperti senam, yoga, jogging, dan berenang dapat membantu mencegah nyeri punggung dan meningkatkan fleksibilitas otot punggung. (LM/CM)

Referensi

  1. John Peloza, M. (2018). Causes of Lower Back Pain. Retrieved from https://spine-health.com/conditions/lower-back-pain/causes-lower-back-pain
  2. John Peloza, M. (2018). Lower Back Pain Symptoms. Retrieved from https://spine-health.com/conditions/lower-back-pain/lower-back-pain-symptoms
  3. John Peloza, M. (2018). Non-Surgical Treatments for Lower Back Pain. Retrieved from https://spine-health.com/conditions/lower-back-pain/non-surgical-treatments-lower-back-pain
  4. Lower Back Pain. (2018). Retrieved from https://spine-health.com/conditions/lower-back-pain

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store