Nyeri Sendi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

216

Nyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup penderitanya menjadi terganggu. Nyeri sendi bisa berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat.

Gejala Nyeri Sendi

Beberapa gejala yang biasanya menyertai nyeri sendi adalah:

  • Merah dan bengkak di daerah sendi.
  • Sensasi hangat saat disentuh.
  • Demam

Segeralah berkonsultasi pada dokter apabila sendi tidak dapat digerakkan, terjadi perubahan bentuk pada sendi, dan rasa sakit pada sendi yang tidak tertahankan.

Penyebab Nyeri Sendi

Nyeri sendi bisa disebabkan oleh cedera pada bursa, ligamen, tulang rawan, tendon, dan tulang-tulang di sekitar sendi. Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokkan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan nyeri pada beberapa sendi. Nyeri pada satu sendi paling sering terjadi di sendi lutut. Sedangkan nyeri pada beberapa sendi biasanya terjadi pada sendi-sendi kecil jari-jari.

Ada beberapa macam penyebab nyeri pada satu sendi, di antaranya:

  1. Kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
  2. Perdarahan di dalam ruang sendi akibat trauma seperti jatuh atau terbentur sehingga tempurung lutut retak atau ligamen Kondisi ini biasanya juga terjadi pada orang yang sedang menjalani pengobatan dengan warfarin, yaitu salah satu obat pengencer darah.
  3. Penyakit asam uratdapat menyebabkan rasa sakit berulang (kambuhan), serta panas, dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami peradangan akibat kristal-kristal tajam yang terbentuk dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang biasanya terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.
  4. Pseudogout, kondisi ini hampir mirip penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Berbeda dengan gout, pseudogout biasanya menyerang sendi lutut dahulu.
  5. Peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon karena cedera.
  6. Patah tulang
  7. Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang
  8. Kanker
  9. Infeksi

Pengobatan Nyeri Sendi

Jika gejala nyeri sendi masih tergolong ringan, Anda bisa menanganinya di rumah dengan cara:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Mengompres bagian sendi yang sakit dengan kantong es selama 15-20 menit.
  • Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas di apotek, seperti ibuprofen atau paracetamol.

Untuk mencegah rasa sakit bertambah parah, hindarilah aktivitas fisik atau gerakan-gerakan yang melibatkan sendi-sendi yang sedang nyeri. Apabila sakit tidak kunjung reda meskipun sudah melakukan langkah-langkah perawatan sendiri, timbul bengkak berwarna kemerahan, serta muncul sensasi hangat di bagian sendi yang nyeri, Anda dianjurkan untuk menemui dokter. (SY/CM)

Sumber :


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store