NYERI SENDI

Nyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup penderitanya menjadi terganggu. Nyeri sendi bisa berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, mulai dari ringan, menengah, hingga berat.

Beberapa gejala yang biasanya menyertai nyeri sendi adalah:

  • Merah dan bengkak di daerah sendi.
  • Sensasi hangat saat disentuh.
  • Demam

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum nyeri sendi:

Arthritis

Arthritis adalah penyebab paling umum dari nyeri sendi. Dua jenis utama dari arthritis adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Osteoarthritis biasanya merupakan proses bertahap di mana kerusakan tulang rawan memburuk dari waktu ke waktu. Obesitas dapat menyebabkan tekanan pada sendi dan memperbesar resiko terkena arthritis. Biasanya dengan tetap aktif dan menjaga berat badan yang sehat dapat memperlambat perkembangan tersebut.

Rheumatoid arthritis adalah gangguan sendi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan normal di sendi Anda. Hal ini menyebabkan peradangan, yang menyebabkan nyeri sendi dan kerusakan tulang rawan.

Radang sendi

Ada berbagai jenis kondisi yang dapat menyebabkan radang sendi. Kondisi ini umumnya akibat dari cedera sendi. Cara terbaik untuk mencegah cedera sendi adalah dengan menggunakan pakaian pelindung dan sepatu yang tepat saat bermain olahraga atau saat melakukan kegiatan lainnya.

Encok/gout atau pseudogout

Encok menyebabkan serangan sakit secara tiba-tiba, kemerahan dan nyeri pada sendi, yang biasanya terjadi pada jempol kaki. Encok disebabkan oleh penumpukan asam urat, yang merupakan produk sampingan dari pemecahan protein. Ginjal biasanya tidak dapat menghilangkan asam urat berlebih jika tidak berfungsi dengan baik atau ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu dengan tingkat asam urat tinggi. Makanan ini termasuk daging merah, makanan laut, dan bir.

Ketika kadar asam urat menjadi tinggi, pembentukan kristal pada sendi menyebabkan peradangan dan sakit parah. Jika tingkat menjadi sangat tinggi, akan terjadi pembentukan kristal pada sendi. Kristal menyebabkan sendi menjadi meradang dan sangat menyakitkan. Gout dapat dicegah dengan olahraga teratur dan diet yang sehat.

Pseudogout adalah kondisi yang mirip dengan gout, dimana kristal kalsium disimpan di dalam dan sekitar sendi. Namun, tidak seperti gout, pseudogout biasanya mempengaruhi sendi lutut. Penyebab pseudogout masih belum jelas. Usia tua dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko.

Kerusakan tempurung lutut

Ini adalah suatu kondisi di mana tulang rawan di tempurung lutut rusak. Hal ini dapat terjadi pada orang yang masih muda dan aktif serta pada dewasa tua yang memiliki arthritis. Penyebab paling sering adalah cedera akibat olahraga berlebihan atau keselarasan lutut yang tidak benar, yang terlihat pada banyak pelari.

Keseleo dan tegang

Nyeri sendi juga bisa disebabkan karena keseleo dan tegang. Kadang-kadang ketika mengalami keseleo atau ketegangan, ligamen menjadi robek. Ligamen adalah jaringan yang menghubungkan tulang di sendi. Pengobatan awal untuk keseleo dan tegang meliputi mengistirahatkan bagian yang terluka, terapi es dan perban untuk kompres dan menstabilkan sendi. (ECM)

Daftar Pustaka

  1. McDougal, J. 2006. Arthritis and Pain. Neurogenic Origin of Joint Pain. Arthritis Res Ther. 8(6). h. 220.
  2. NHS Choices UK. 2016. Health A-Z. Joint Pain.