OLAHRAGA: TERAPI TANPA OBAT DALAM MENGONTROL HIPERTENSI

38

Risiko terkena darah tinggi (hipertensi) akan selalu meningkat seiring bertambahnya usia. Akan tetapi berolahraga mampu mencegahnya timbul. Namun jika sudah menderita hipertensi, berolahragalah, karena olahraga mampu mengontrol hipertensi. Janganlah Anda beranggapan olahraga seperti lari marathon atau menjadi member gym. Mulailah dengan olahraga ringan yang menyatu dengan keseharian Anda.

Bagaimanan olahraga dapat menurunkan tekanan darah?

Olahraga dapat meningkatkan kebugaran jantung untuk memompa darah tanpa harus dipaksa bekerja keras. Artinya, detak jantung akan lebih rendah dan teratur. Ketika jantung bekerja lebih efisien, sirkulasi aliran darah masuk dan keluar jantung pun akan lebih lancar. Pada akhirnya, hal ini dapat menjaga elastisitas pembuluh darah untuk menurunkan dan menstabilkan tekanan darah. Tidak hanya itu, olahraga secara teratur juga membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, yang mana merupakan cara lain untuk mengontrol tekanan darah.

Khususnya bagi orang yang memiliki riwayat hipertensi, olahraga rutin dapat mengurangi kebutuhan untuk minum obat tekanan darah. Pasalnya olahraga dapat menurunkan tekanan darah sistolik mulai dari 4-9 milimeter merkuri (mm Hg), yang sama baiknya dengan manfaat mengonsumsi obat hipertensi.

Ingat, untuk menjaga agar tekanan darah selalu terkendali, Anda perlu berolahraga secara teratur. Dibutuhkan sekitar satu hingga tiga bulan untuk olahraga teratur supaya dapat berdampak pada tekanan darah Anda. Manfaat ini umumnya akan bertahan selama Anda terus berolahraga secara teratur.

Pilihan olahraga pada penderita hipertensi

Pilihan terbaik untuk hipertensi adalah aktivitas aerobic. Apa itu aerobic? Pada dasarnya, setiap aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan termasuk dalam kegiatan aerobic. Namun  olahraga lainnya  sama baiknya untuk mengendalikan tekanan darah tinggi, mulai dari, kardio, latihan kelenturan, hingga latihan kekuatan seperti angkat beban.

Hal-hal yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • Berkebun
  • Olahraga aktif seperti Tennis atau Sepak Bola
  • Naik turun tangga
  • Jalan kaki
  • Jogging
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Menari

Olahraga setidaknya selama 30 menit setiap hari, minimal untuk 3-5 hari dalam seminggu. Jika Anda memilih jenis olahraga yang berintensitas tinggi, misalnya berlari, lakukanlah sekitar 75 menit per minggu. Waktu ini bisa Anda bagi-bagi dengan teratur setiap harinya.

Agar hasil olahraga untuk hipertensi bisa maksimal, Anda dapat mengombinasikan keduanya. Jadi, usahakan untuk melakukan olahraga intensitas sedang yang diselingi dengan intensitas tinggi setidaknya 30 menit setiap hari dalam seminggu. Nah, agar tidak lupa, pertimbangkan untuk membuat pengingat di ponsel Anda.

Selain itu, jika Anda lebih banyak duduk ketika bekerja, cobalah untuk mengusahakan untuk bergerak sekalipun hanya untuk sekadar berdiri atau berjalan sebentar setiap beberapa jam sekali. Pasalnya berbagai penelitian telah menemukan bahwa terlalu lama duduk dapat berperan serta pada banyak kondisi kesehatan serius. Sempatkan pula untuk melakukan aktivitas rumah tangga sendiri agar Anda lebih aktif, seperti memotong rumput, menyapu, berkebun, atau mengepel lantai. (BIL)

Source:

https://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/safe-exercise-tips#1
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20045206