OLAHRAGA UNTUK ANAK

27

Olahraga membantu anak-anak, remaja, dan
orang dewasa untuk tetap bugar dan sehat. Khusus pada anak pertimbangkan
olahraga dengan kegiatan fisik yang ramah terhadap anak dan sebaiknya anak-anak
secara umum tidak bermain olahraga kompetitif sebelum umur 8 tahun.

Jika anak-anak mulai dalam olahraga
kompetitif sebelum mereka siap secara fisik atau emosional, mereka akan
mengalami kekecewaan dan stres dan mungkin menyerah bermain sama sekali.

Manfaat
olahraga untuk anak

Berikut beberapa manfaat olahraga untuk
anak:

  1. Meningkatkan kebugaran fisik
  2. Meningkatkan kepercayaan diri
  3. Membantu anak-anak untuk belajar
    mengendalikan emosi mereka – ini diperlukan untuk sukses dalam olahraga serta
    hubungan sosial
  4. Membantu membangun persahabatan
  5. Menemukan minat
  6. Membantu anak-anak belajar tentang aturan
    dan permainan yang adil
  7. Membantu anak-anak mengatasi kemenangan
    dan kehilangan
  8. Membantu anak-anak bekerja lebih baik di
    sekolah.

Usia 2 hingga 5 tahun

Balita
dan anak-anak prasekolah mulai menguasai banyak gerakan dasar, tetapi mereka
terlalu muda untuk olahraga terorganisasi. Balita yang berpartisipasi dalam
olahraga terorganisir biasanya tidak mendapatkan keuntungan jangka panjang
dalam hal kinerja olahraga masa depan.

Pada
usia ini, sebaiknya bermain bebas tidak terstruktur merupakan yang terbaik.
Dicoba seperti Lari, melempar, menangkap, menendang, memukul bola, melompat,
dan renang dengan cara yang menyenangkan. Orang tua dapat memainkan peran
penting dalam bermain dengan anak-anak yang membantu mereka untuk mempelajari
keterampilan ini dengan cara yang menyenangkan tanpa tekanan.

Usia
6 hingga 9 tahun

Seiring bertambahnya usia anak-anak, visi
mereka, rentang perhatian dan keterampilan transisi, seperti melempar untuk
jarak akan meningkat. Mereka juga lebih mampu mengikuti arahan.

Pertimbangkan kegiatan yang terorganisir
seperti Sepak bola, Olahraga senam, Renang, Tenis, Seni bela diri dll.

Usia
10 hingga 12 tahun

Pada usia ini, anak-anak sudah bisa
memiliki visi yang matang dan kemampuan untuk memahami dan mengingat strategi
olahraga. Anak-anak ini biasanya siap untuk mengambil olahraga keterampilan
yang rumit, seperti sepak bola, bola basket, hoki, dan bola voli. Apa pun
olahraga yang diikuti anak Anda, pastikan dia memiliki fondasi teknik dan
gerakan yang tepat.

Apa
yang bisa dilakukan orang tua

Untuk anak-anak sendiri, orang tua dapat
mendorong kesenangan dan partisipasi mereka dalam olahraga dengan banyak cara.

  1. Bermain dan juga menikmati olahraga sendiri
    sehingga anak-anak lebih mungkin ingin menyalinnya dan bergabung
  2. Berikan tantangan pada anak-anak agar dapat
    berhasil dan mengembangkan kepercayaan diri.
  3. Dukung anak-anak untuk mengambil bagian
    dalam olahraga tanpa membuat mereka tertekan untuk melakukan apa yang tidak
    mereka sukai
  4. Pergi bersama anak-anak ke arena olahraga
    mereka dan menonton bersama
  5. Dorong anak-anak dan bantu mereka untuk
    fokus pada peningkatan keterampilan mereka sendiri dan melakukan yang terbaik
    yang dapat mereka lakukan
  6. Membantu anak-anak mempelajari aturan main
    dan menjelaskan mengapa peraturan itu penting
  7. Jangan pernah mengkritik atau menyalahkan
    anak-anak atas kesalahan. Bantu mereka melihat bahwa setiap orang membuat
    kesalahan, dan kesalahan harus dipelajari. (LM)

Referensi

Children and sports: Choices for all ages. (2018). Retrieved from https://www.mayo
clinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/fitness/art-20048027?_ga=2
.121007756.586252356.1543192252-1780021998.1540356711

Sport for children.
(2018). Retrieved from https://www.cyh.com/HealthTopics/Health
TopicDetails.aspx?p=114&np=301&id=1872