OLAHRAGA UNTUK ANAK

97

Olahraga membantu anak-anak, remaja, dan orang dewasa untuk tetap bugar dan sehat. Khusus pada anak pertimbangkan olahraga dengan kegiatan fisik yang ramah terhadap anak dan sebaiknya anak-anak secara umum tidak bermain olahraga kompetitif sebelum umur 8 tahun.

Jika anak-anak mulai dalam olahraga kompetitif sebelum mereka siap secara fisik atau emosional, mereka akan mengalami kekecewaan dan stres dan mungkin menyerah bermain sama sekali.

Manfaat olahraga untuk anak

Berikut beberapa manfaat olahraga untuk anak:

  1. Meningkatkan kebugaran fisik
  2. Meningkatkan kepercayaan diri
  3. Membantu anak-anak untuk belajar mengendalikan emosi mereka – ini diperlukan untuk sukses dalam olahraga serta hubungan sosial
  4. Membantu membangun persahabatan
  5. Menemukan minat
  6. Membantu anak-anak belajar tentang aturan dan permainan yang adil
  7. Membantu anak-anak mengatasi kemenangan dan kehilangan
  8. Membantu anak-anak bekerja lebih baik di sekolah.

Usia 2 hingga 5 tahun

Balita dan anak-anak prasekolah mulai menguasai banyak gerakan dasar, tetapi mereka terlalu muda untuk olahraga terorganisasi. Balita yang berpartisipasi dalam olahraga terorganisir biasanya tidak mendapatkan keuntungan jangka panjang dalam hal kinerja olahraga masa depan.

Pada usia ini, sebaiknya bermain bebas tidak terstruktur merupakan yang terbaik. Dicoba seperti Lari, melempar, menangkap, menendang, memukul bola, melompat, dan renang dengan cara yang menyenangkan. Orang tua dapat memainkan peran penting dalam bermain dengan anak-anak yang membantu mereka untuk mempelajari keterampilan ini dengan cara yang menyenangkan tanpa tekanan.

Usia 6 hingga 9 tahun

Seiring bertambahnya usia anak-anak, visi mereka, rentang perhatian dan keterampilan transisi, seperti melempar untuk jarak akan meningkat. Mereka juga lebih mampu mengikuti arahan.

Pertimbangkan kegiatan yang terorganisir seperti Sepak bola, Olahraga senam, Renang, Tenis, Seni bela diri dll.

Usia 10 hingga 12 tahun

Pada usia ini, anak-anak sudah bisa memiliki visi yang matang dan kemampuan untuk memahami dan mengingat strategi olahraga. Anak-anak ini biasanya siap untuk mengambil olahraga keterampilan yang rumit, seperti sepak bola, bola basket, hoki, dan bola voli. Apa pun olahraga yang diikuti anak Anda, pastikan dia memiliki fondasi teknik dan gerakan yang tepat.

Apa yang bisa dilakukan orang tua

Untuk anak-anak sendiri, orang tua dapat mendorong kesenangan dan partisipasi mereka dalam olahraga dengan banyak cara.

  1. Bermain dan juga menikmati olahraga sendiri sehingga anak-anak lebih mungkin ingin menyalinnya dan bergabung
  2. Berikan tantangan pada anak-anak agar dapat berhasil dan mengembangkan kepercayaan diri.
  3. Dukung anak-anak untuk mengambil bagian dalam olahraga tanpa membuat mereka tertekan untuk melakukan apa yang tidak mereka sukai
  4. Pergi bersama anak-anak ke arena olahraga mereka dan menonton bersama
  5. Dorong anak-anak dan bantu mereka untuk fokus pada peningkatan keterampilan mereka sendiri dan melakukan yang terbaik yang dapat mereka lakukan
  6. Membantu anak-anak mempelajari aturan main dan menjelaskan mengapa peraturan itu penting
  7. Jangan pernah mengkritik atau menyalahkan anak-anak atas kesalahan. Bantu mereka melihat bahwa setiap orang membuat kesalahan, dan kesalahan harus dipelajari. (LM)

Referensi

Children and sports: Choices for all ages. (2018). Retrieved from https://mayo clinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/fitness/art-20048027?_ga=2 .121007756.586252356.1543192252-1780021998.1540356711

Sport for children. (2018). Retrieved from https://cyh.com/HealthTopics/Health TopicDetails.aspx?p=114&np=301&id=1872