OMG! Manusia Ternyata Makan Racun Hampir Setiap Harinya Lho…

234

Tahukah Anda bahwa hampir setiap hari Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang berasal dari tanaman beracun yang mematikan??? Memang benar bahwa sebagian besar makanan tersebut biasanya cukup aman dimakan, akan tetapi tidak semua bagian tanamannya juga dapat dimakan lho!

Untuk memastikan Anda terhindar dari kesalahan mematikan tersebut, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang terasa lezat tetapi ternyata juga mengandung racun berbahaya.

 

Jamur

Tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis jamur yang berbahaya bagi kesehatan manusia karena mengandung racun mematikan? Jamur yang tidak beracun biasanya memiliki tudung yang datar tanpa tonjolan, memiliki pial (gills) berwarna merah muda atau hitam (jamur beracun seringkali memiliki pial berwarna putih), dan pialnya ini harus melekat pada tudung (kepala jamur) bukan pada batangnya. Karena tidak semua jamur beracun memiliki ciri atau karakteristik yang sama, dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi jamur liar atau jamur yang tidak diketahui asalnya.

 

Ikan Buntal

Ikan buntal merupakan ikan yang sangat beracun. Bahkan di Jepang, para koki yang mengolah ikan buntal harus melalui pelatihan khusus selama 2-3 tahun. Satu-satunya bagian ikan buntal yang dapat dimakan adalah dagingnya, karena hanya bagian ini yang mengandung paling sedikit racun. Saat Anda mengkonsumsi daging ikan buntal, mulut Anda mungkin akan terasa seperti kesemutan.

 

Elderberry

Pohon elderberry merupakan pohon yang sangat menarik dan cukup besar. Pohon ini dipenuhi oleh banyak bunga kecil yang seringkali digunakan untuk membuat minuman keras dan minuman bersoda. Kadangkala, bunganya juga dimakan setelah ditumbuk dan digoreng.

Akan tetapi, bagian pohon elderberry lainnya seperti akar dan batangnya sangat beracun, yang dapat menyebabkan gangguan perut hebat. Jadi, pastikan Anda hanya mengkonsumsi bunganya saja, jangan bagian pohon lainnya.

 

Minyak Jarak (Castor Oil)

Minyak jarak dapat ditemukan di dalam berbagai jenis permen, cokelat, dan berbagai makanan lainnya. Berbeda halnya dengan biji jarak yang sangat mematikan. Sebutir biji jarak saja dapat membunuh manusia dan 4 butir biji jarak dapat membunuh seekor kuda.

Biji jarak mengandung racun ricin, yang sangat beracun sehingga para buruh yang mengolah biji jarak pun harus mengikuti peraturan dengan ketat untuk mencegah terjadinya kematian karena tidak sengaja.

 

Kacang Almond

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa kacang almond mengandung sianida, terutama kacang almond pahit. Oleh karena itu, sebelum dimakan, kacang almond pahit harus diproses terlebih dahulu untuk membuang racun di dalamnya. Proses pemanasan dapat menghancurkan racun tersebut.

 

Buah Ceri

Buah ceri merupakan buah yang cukup populer. Banyak orang telah menggunakan buah ceri untuk memasak, membuat minuman keras, atau dimakan mentah. Bagian beracun dari buah ceri adalah bijinya. Saat biji ceri dihancurkan, dikunyah, atau rusak sedikit saja, maka biji tersebut akan memproduksi asam hidrogen sianida. Oleh karena itu, saat Anda makan buah ceri, pastikan Anda tidak mengunyah bijinya.

 

 

 

Apel

Seperti halnya kacang almond dan biji buah ceri, biji apel juga mengandung sianida, tetapi dengan dosis yang jauh lebih sedikit. Artinya, Anda harus mengunyah dan memakan sangat banyak biji apel untuk mulai mengalami gejala keracunan sianida.

 

Rhubarb

Rhubarb merupakan tanaman yang dapat diolah menjadi makanan, bahkan pudding lezat sekalipun. Akan tetapi, daunnya mengandung asam korosif, di mana efeknya akan semakin poten bila digabungkan dengan air dan soda. Batang dan akar rhubarb telah banyak digunakan untuk membuat makanan dan obat-obatan.

 

Tomat

Bagian berbahaya dari tanaman tomat adalah daun dan batangnya. Hal ini dikarenakan keduanya mengandung suatu zat kimia yang dikenal dengan nama glikoalkaloid, yang dapat menyebabkan seseorang menjadi sangat gelisah dan mengalami gangguan saluran pencernaan.

 

Kentang

Seperti halnya tomat, batang dan daun kentang juga mengandung racun, bahkan kentang juga mengandung racun bila telah berubah warna menjadi hijau. Warna hijau ini terjadi akibat tingginya konsentrasi racun glikoalkaloid di dalam kentang.

Kasus keracunan kentang sangat jarang terjadi. Kematian biasanya terjadi setelah penderita mengalami kelumpuhan dan penurunan kesadaran selama beberapa waktu, yang akan diikuti dengan koma. Sebagian besar kasus kematian akibat kentang terjadi karena seseorang mengkonsumsi kentang hijau atau meminum teh daun kentang.

 

.

 

Sumber: listverse