Panik Karena Menjadi Orang Tua Baru? Tenanglah Ikuti Cara Ini Untuk Merawat Bayi Yang Baru Lahir

227

Selamat untuk Anda yang menjadi ibu baru!

Selama 9 bulan, Anda sudah berjuang menjalani proses kehamilan demi menjaga kesehatan buah hati dan harus menjalani proses persalinan yang luar biasa dahsyatnya. Sekarang ada kehidupan baru yang akan Anda jalani, sukacita dan kebahagiaan telah hadir dalam hidup Anda dan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Memiliki bayi berarti Anda memiliki tanggung jawab yang lebih dan tentunya Anda ingin memberikan yang terbaik untuk bayi kesayangan Anda. Terlebih ini adalah pengalaman pertama Anda, kemungkinan Anda masih bingung apa yang harus dilakukan. Untuk membantu Anda dibawah ini akan diulas bagaimana cara merawat bayi yang baru lahir.

Berikut adalah  tips untuk merawat bayi yang baru lahir:

1.      Menggendong bayi Anda dengan hati-hati

Bayi yang baru lahir memiliki leher yang sangat lunak, dimana ototnya belum berkembang dengan baik. Otot-otot tubuhnya mulai berkembang dalam beberapa bulan pertama, tapi sampai saat itu orang tua harus selalu memastikan agar memperhatikan leher bayi dengan baik

Gendongan yang tepat akan mencegah kepala bergerak tidak terkendali, hal ini dapat merusak otak bayi. Jadi saat Anda menggendong bayi, pegang bagian leher dan kepala bayi agar tidak mudah bergerak, begitu pula saat Anda menaruh bayi dikasur, selalu perhatikan bagian kepala dan leher.

2.      Membantu Bayi Anda pada saat Menyusui dengan posisi dan pelekatan yang baik

Keputusan untuk menyusui bayi Anda adalah salah satu hadiah terbaik yang dapat Anda berikan untuk bayi Anda. ASI memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk memperkuat kekebalan tubuh bayi Anda.

Saat menyusui, posisi dan pelekatan yang baik adalah sangat penting, karena posisi dan pelekatan yang tidak tepat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada payudara. Pelekatan yang baik adalah saat mulut bayi mencakup seluruh puting dan areola. Dengan cara ini mulut, lidah dan bibir akan memijat agar susu keluar dari kelenjar susu Anda.

Untuk mendapatkan pelekatan yang baik, pegang bayi Anda menghadap payudara Anda dan rangsang bibir bayi dengan puting Anda untuk membuat mulutnya terbuka sangat lebar. Setelah mulut terbuka lebar, membawa bayi Anda maju menuju payudara Anda. Tetap memegang payudara Anda sampai bayi Anda memiliki pemahaman yang kuat dan menyusui dengan baik.

Biarkan bayi Anda menyusui dari kedua payudara – setidaknya 10 menit di setiap sisi secara bergantian.

Jika Anda mengalami masalah pelekatan saat menyusui, Anda dapat menggunakan contact nipple shield atau pelindung putinuntuk membantu proses tersebut.

3.      Jangan lupakan untuk membuat bayi Anda bersendawa

Udara yang masuk ke dalam lambung bayi di saat menyusui dapat mengganggu saluran pencernaan yang masih kecil. Hal ini dapat membuat bayi Anda merasa tidak nyaman dan bahkan menyebabkan nyeri kolik.

Oleh karena itu, adalah penting untuk membuat bayi Anda bersendawa untuk mengeluarkan udara berlebih. trik sederhana ini akan menjaga agar bayi Anda terhindar dari masalah saluran pencernaan.

Saat membantu bayi untuk bersendawa, posisi tegak umumnya bekerja paling efektif.

Tempatkan bayi Anda dalam posisi duduk, menghadap ke depan di pangkuan Anda.

Pegang bayi Anda dengan satu tangan

Menepuk punggung bayi Anda dengan lembut untuk mengeluarkan udara dari mulutnya

Dengarkan apakah sudah ada suara bersendawa atau belum Anda juga dapat menempatkan bayi Anda secara tegak di bahu Anda dan dengan lembut menepuk punggungnya.

4.      Memandikan bayi dengan spons mandi pada awalnya

Bayi yang baru lahir sebaiknya jangan dimandikan dengan air secara langsung karena masih lemah. Biasanya untuk bayi yang baru lahir, bayi dapat dimandikan dengan menggunakan spons mandi sampai tali pusat yang tersisa terlepas.

Selalu ingat, saat tali pusat tetap kering, maka akan lepas lebih mudah.. Biasanya membutuhkan waktu 2-3 minggu. Bila sampai tali pusat basah, tepuk-tepuk dengan handuk lembut sampai kering.

Saat menggunakan spons mandi, selalu menggunakan air hangat dan menghindari menggosok kulit lembut bayi Anda terlalu keras. Ingatlah bahwa bayi yang baru lahir tidak akan terlalu kotor.

Setelah tali pusar lepas,  Anda akan dapat memandikan bayi seperti biasa. Memandikan bayi Anda beberapa kali seminggu boleh saja dilakukan selama tahun pertama.

5.      Perhatikan saat bayi tidur

Meski hanya untuk tidur siang yang singkat,  selalu perhatikan posisi tidur bayi. Untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS)

Pastikan wajah dan kepala bayi Anda tetap terlihat saat tidur. Jauhkan selimut dan penutup lainnya dari mulut dan hidung bayi. Ada baiknya Anda membiasakan memakaikan pakaian bayi yang tepat pada saat akan tidur agar tidak tidak perlu menggunakan selimut atau penutup lainnya.

Jika Anda menaruh selimut pada bayi Anda yang sedang tidur, taruh bagian bawah selimut dibawah kaki bayi dan selimut tidak lebih tinggi dari dada bayi.  Bila selimut terselip dibawah kaki atau diselipkan di ujung kasur bayi maka akan mencegah selimut meluncur ke wajah bayi Anda.

6.      Ganti popok sesering mungkin

Popok yang basah bisa membuat kulit bayi Anda rentan terhadap infeksi, gatal dan ruam popok yang membuat perih. Oleh karena itu, Anda tetap perlu memeriksa popok bayi Anda dari waktu ke waktu.

Mengganti popok bayi Anda sesering mungkin, dan sesegera mungkin ganti setelah buang air besar. Sebelum memakai popok baru, bersihkan kulit secara menyeluruh dan oleskan krim yang akan menjaga kelembaban kulit bayi.

7.      Gunakan hand sanitizer

Bayi yang baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan sangat rentan terhadap infeksi. Menjadi orangtua, Anda perlu untuk melindungi bayi Anda dari infeksi dengan menjaga kebersihan.

Ketika Anda menyentuh bayi Anda, Anda perlu untuk menjaga tangan Anda benar-benar bersih. Selalu mencuci tangan sebelum memegang bayi Anda, dan terutama setelah mengganti popok kotor.

Bahkan, jika bayi Anda mulai menangis dan Anda tidak punya waktu untuk mencuci tangan sebelum menenangkan bayi, Anda dapat menggunakan hand sanitizer. Pastikan gunakan yang bebas alkohol.

8.      Berikan pijat tubuh

Pijatan sangat penting bagi bayi yang baru lahir Anda. Cara ini akan meningkatkan kualitas tidur bayi Anda serta membuat bayi lebih rileks dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pijatan lembut bahkan mendorong pengembangan fleksibilitas dan koordinasi bayi, dan meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh.

Di atas semua itu, itu akan memperkuat ikatan antara Anda dan bayi Anda, yang memainkan peran kunci dalam membentuk dasar komunikasi penuh kasih.

Memberikan pjitan seluruh tubuh pada bayi 2 atau 3 kali sehari. Pijatan bayi menenangkan dan nyaman bisa bertahan 10 sampai 30 menit. Namun, Anda harus menunggu untuk memulai memijat sampai setelah tali pusat lepas.

Jika memungkinkan, biarkan bayi terkena sinar matahari pagi setelah dipijat, karena sinar matahari memberikan vitamin D, yang sangat bermanfaat untuk perkembangan tulang.

9.      Gunakan pelembab sesering mungkin

Bayi baru lahir, kulit bayi Anda akan lembut dan halus. Tapi kulit bayi bisa kering dan bersisik dalam waktu singkat.

Gunakan losion bayi hypoallergenic yang bebas pewangi. Anda dapat meminta dokter anak Anda untuk merekomendasikan losion untuk bayi Anda.

10.  Jangan pernah mengguncang bayi Anda

Sangat berhati-hati untuk tidak mengguncang bayi Anda, saat bermain atau bahkan membangunkan bayi Anda dari tidur. Guncangan yang kasar dapat menyebabkan perdarahan di otak dan bahkan kematian.

Jika Anda perlu membangunkan bayi Anda, jangan mengguncang dia. Ingat bahwa bayi Anda tidak siap untuk bermain kasar. Cobalah untuk menggelitik kaki bayi Anda atau meniup lembut pipi bayi.  Untuk mencegah guncangan berlebihan, selalu pastikan bayi Anda aman diikat dengan car seat.

Bahkan ketika menggendong bayi Anda, pastikan Anda tidak melakukannya terlalu ketat, yang dapat menghambat kemampuan bayi Anda untuk bernapas dengan benar.

Menjaga bayi yang baru lahir memang membutuhkan perhatian yang lebih, tapi menjaga bayi juga akan memberikan kebahagiaan yang tidak terhingga. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat.

Sumber: top10homeremedies