Pantang Dehidrasi Saat Puasa

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

496

Seluruh umat muslim sedang menantikan bulan puasa mendatang. Berpuasa secara penuh tentunya adalah kewajiban; tetapi lebih dari itu, puasa juga mendekatkan diri kita kepada Yang Kuasa, memberikan pahala, serta berguna sebagai sarana “instropeksi” diri.

Bagi sebagian orang, menahan haus saat berpuasa lebih sulit daripada menahan lapar. Rasa haus sendiri adalah tanda bahwa tubuh kita kekurangan cairan dan perlu asupan cairan untuk memenuhinya. Agar ibadah puasa anda lancar dan tidak mudah merasa haus, yuk simak tips mencegah dan mengatasi rasa haus saat berpuasa berikut ini!

Cara Mencegah Haus Saat Berpuasa

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih 8-12 gelas dalam sehari

Perbanyak minum air putih dari waktu berbuka hingga menjelang imsak. Hindari meminum air dalam jumlah besar sekaligus. Anda bisa minum 1 gelas air pada waktu-waktu ini, seperti setelah bangun tidur, setelah makan sahur, setelah berbuka puasa, setelah shalat magrib, setepas makan malam, setelah shalat isya, setelah shalat tharawih, dan sebelum tidur.

  • Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air

Contoh buah dan sayur yang tinggi kandungan airnya yaitu : Semangka, timun, tomat, jeruk, strawberry, kol, selada, bayam, dan lain sebagainya.

  • Hindari mengkonsumsi minuman atau makanan yang terlalu manis saat sahur, karena dapat meningkatkan rasa haus. Sebaiknya diganti dengan jus buah segar yang tinggi kandungan airnya.
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas dan bergaram

Makanan pedas dan asin sangat tidak dianjurkan bagi mereka yang berpuasa. Pasalnya, makanan pedas dapat memicu rasa haus lebih cepat sedangkan makanan asin dapat meningkatkan kebutuhan cairan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih mudah terkena dehidrasi.

  • Hindari merokok dan konsumsi caffeine selama bulan puasa. Caffein diketahui dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga dapat memicu rasa haus lebih cepat, sedangkan merokok dapat menyebabkan mulut menjadi lebih kering dan timbul rasa haus yang terus menerus.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan karena akan meningkatkan produksi keringat, mempercepat timbulnya rasa haus dan beresiko mengalami dehidrasi. 

Bagaimana Cara Mengatasi Haus Berpuasa?

  • Jika anda memiliki banyak aktivitas diluar ruangan, tentu tubuh akan lebih mudah merasa panas, cara yang paling efektif untuk menurunkan suhu tubuh adalah mandi atau berendam dengan air yang sejuk. Pastikan suhu airnya sejuk, bukan dingin!
  • Jika tidak memungkinkan untuk mandi atau berendam cara lainnya yaitu menaruh es batu kedalam handuk tipis dan menempelkannya selama 2-3 menit didaerah leher dan dipergelangan tangan. Mengapa diletakkan didua titik ini? Sebab disini letak dimana pembuluh darah berada dekat dengan permukaan kulit, sehingga dapat membantu mendinginkan tubuh anda lebih cepat.
  • Jika anda habis melakukan aktivitas yang membuat anda keringatan, segera ganti pakaian dan pilihlah pakaian yang berbahan adem misalnya bahan katun. Bahan pakaian yang adem dapat membantu menjaga suhu tubuh anda tetap terjaga serendah mungkin. (RIA/CM)

Daftar Pustaka

  1. Ashour dr. Fasting and the risk of dehydration during Ramadhan. https://hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx
  2. Blahd W, MD. Heat Exhaustion. 2016. https://webmd.com/fitness-exercise/heat-exhaustion#3-5

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store