PANTANGAN MAKANAN UNTUK PENDERITA OSTEOARTHRITIS

2

Osteoarthritis (radang sendi lutut) adalah jenis radang sendi yang cukup umum dan paling sering dialami pada orang dewasa. Peradangan tersebut menyebabkan nyeri sendi parah disertai pembengkakan. Gejalanya akan terus memburuk jika pasien mengonsumsi makanan yang memicu peradangan.

Supaya peradangan tidak menyebar dan bertambah parah, pilihan makanan untuk penderita osteoarthritis penting untuk diperhatikan. Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita osteoarthritis, antara lain:

  1. Gula

Makanan dan minuman yang mengandung gula seperti soda, teh manis, permen atau keik merupakan contoh makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita osteoarthritis. Gula dapat memicu pelepasan sitokin, yaitu protein kecil yang membawa sinyal peradangan dalam tubuh. Akibatnya, reaksi peradangan akan terjadi dan membuat persendian Anda menjadi semakin lemah.

Anda bisa menggunakan pemanis alami sebagai penggantinya, contohnya madu. Namun, penggunaannya juga tetap harus dibatasi. Selain itu, makanan karbohidrat olahan seperti nasi putih, keripik kentang, roti putih dapat memicu nyeri sendi. Makanan ini merangsang produksi oksidan yang bisa meningkatkan peradangan di dalam tubuh.

  • Garam

Makanan tinggi garam (asin) mengandung banyak natrium sehingga jadi pantangan makanan untuk penderita osteoarthritis. Kadar natrium yang tinggi menyebabkan sel-sel tubuh menahan air. Akibatnya, pembengkakan pada sendi akan semakin besar dan resiko rusaknya sendi akan semakin meningkat.

Untuk menerapkan diet garam pada makanan, gunakan rempah-rempah sebagai penggantinya. Tambahkan lebih banyak bawang putih, paprika, lada atau perasan jeruk nipis atau lemon pada masakan Anda.

  • Makanan tinggi lemak jenuh

Kentang goreng, donat, burger dan makanan junk food lainnya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Senyawa kimia dari hasil penggorengan makanan dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh sehingga peradangan jadi semakin bertambah parah. Selain itu, makanan tersebut juga cenderung meningkatkan berat badan, dan hal ini akan semakin menambah tekanan pada sendi di lutut Anda. Menggoreng makanan untuk penderita osteoarthritis sebaiknya menggunakan minyak zaitun atau minyak jagung.

  • Makanan yang mengandung asam lemak omega 6

Semua nutrisi akan menyehatkan tubuh jika kadarnya seimbang; salah satunya asam lemak omega 6 yang berperan untuk pembentukan sel dan mencegah peradangan. Namun, jika kadarnya berlebihan, maka asam lemak tersebut malah dapat membuat peradangan menjadi semakin buruk. Biasanya asam lemak ini ada pada kuning telur atau daging merah.

  • Produk susu

Pada beberapa orang, produk susu dapat meningkatkan peradangan dan memicu rasa nyeri pada sendi. Karena itu, selalu perhatikan bagaimana reaksi tubuh Anda setelah mengonsumsi makanan olahan dari susu.  Jika reaksi tidak nyaman muncul setelah memakan produk susu dari hewan, maka sebaikknya diganti dengan susu kedelai atau susu almond yang lebih aman. (RD)

Sumber:

  1. 6 foods to avoid if you have osteoarthritis. 2019. Available at https://www.healthline.com/health/osteoarthritis/foods-to-avoid
  2. Food to avoid for osteoarthritis. Available at https://www.livestrong.com/article/335491-foods-to-avoid-for-osteoarthritis/