Pedoman Gizi Seimbang untuk Tubuh dan Kesehatan Ideal

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

1200

Saat kita mendengar kata gizi seimbang, pastinya sekilas kita akan teringat slogan 4 sehat 5 sempurna. Slogan ini telah lama menjadi pedoman gizi seimbang masyarakat indonesia. Namun, tahukah anda bahwa slogan ini telah berganti nama?

Slogan 4 sehat 5 sempurna kini telah berganti menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PDG). Slogan lama diganti karena dianggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu dan permasalahan gizi dewasa ini. Pedoman Gizi Seimbang sendiri mengacu pada Nutrition Guide for Balanced Diet, yaitu hasil kesepakatan koferensi pangan sedunia tahun 1992.

Apa sih gizi seimbang itu? Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal.

Dari definisi diatas tampak bahwa, gizi seimbang tidak hanya didukung oleh pola makan minum yang sehat, namun ada faktor-faktor lainnya yang ternyata penting diperhatikan untuk mencapai kondisi gizi yang optimal. Status gizi perorangan menjadi salah satu indikator yang berpengaruh terhadap tingkat kesehatan, kecerdasan, dan produktifitas kerja masayarakat suatu bangsa

Gizi seimbang penting untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasan bayi, anak-anak, serta seluruh kelompok umur. Gizi yang baik tentu akan membuat berat badan normal atau sehat, tubuh tidak mudah terkena penyakit infeksi, produktivitas kerja meningkat serta terlindung dari penyakit kronis dan kematian dini.

Ada 4 pilar gizi seimbang, yaitu:

  1. Mengkonsumsi makanan beragam

Makanan beragam yang dimaksud disini adalah makanan dari berbagai kelompok pangan dimana masing-masing mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Contohnya dalam satu porsi makan terdapat nasi sebagai sumber utama kalori, sayur dan buah yang kaya akan vitamin, mineral dan serat, ikan yang merupakan sumber utama protein, serta minum air putih dalam jumlah yang cukup. Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah jumlah atau proporsi dari berbagai makanan pangan ini harus seimbang dan tidak berlebihan.

  1. Membiasakan perilaku hidup bersih

Contoh perilaku hidup bersih yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yaitu,

  1. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir sebelum makan, sebelum memberikan ASI, sebelum menyiapkan makanan dan minuman dan setelah buang air besar dan buar air kecil.
  2. Menutup makanan yang disajikan
  3. Selalu menutup mulut dan hidung bila bersin
  4. Selalu menggunakan alas kaki agar terhindar dari penyakit cacingan

Dengan membiasakan perilaku hidup bersih maka, anda bisa meminimalisir resiko terjadinya penyakit infeksi karena higenitas yang kurang.

  1. Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang dapat dilakukan adalah berolahraga misalnya dengan jogging, bersepeda, senam aerobic, ataupun jenis olahraga sejenisnya. Olahraga tidak mesti olahraga yang mahal, yang penting dilakukan rutin setiap minggu. Aktivitas lain yang dapat dilakukan dirumah misalanya menyapu, mencuci atau lain sebagainya. Adapun tujuan dari aktivitas fisik ini adalah untuk memperlancar metabolisme didalam tubuh termasuk metabolisme zat gizi.

  1. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal

Dalam mencapai status gizi seimbang perlu dilakukan pemantauan berat badan secara rutin. Bagi orang dewasa, berat badan ideal diliat berdasarkan pada Indeks Massa Tubuh (IMT)  masing-masing orang. Indeks massa tubuh sendiri adalah pengukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. Nilai IMT yang tinggi menandakan adanya obesitas, sedangkan IMT yang rendah menandakan kurangnya asupan kalori maupun protein (underweight).  Bagi bayi dan balita indikator yang digunakan adalah perkembangan berat badan sesuai dengan pertambahan umur yang pemantauannya dilakukan dengan menggunakan KMS.

Dampak apabila kekurangan asupan gizi yaitu seseorang menjadi lebih rentan untuk terkena penyakit infeksi, produktifitas berkurang, serta kecerdasan ataupun daya ingat akan berkurang. Sebaliknya kelebihan gizi akibat asupan yang berlebihan disertai pola makan yang tidak teratur akan meningkatkan resiko terkena berbagai penyakit metabolik seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan lain sebagainya.

Untuk membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, kebutuhan asupan gizi divisualisasikan dalam bentuk Tumpeng Gizi Seimbang (TGS), yang terdiri atas potongan-potongan tumpeng. Luas potongan menunujukkan porsi yang harus dikonsumsi setiap hari.

TGS dialasi air putih, artinya air putih merupakan bagian terbesar dari zat gizi esensial bagi kehidupan untuk hidup sehat dan aktif. Pada bagian bawah tumpeng terdapat prinsip gizi seimbang yang lain, seperti menjalankan pola hidup bersih, aktivitas fisik dan olahraga teratur serta senantiasa menjaga dan memantau berat badan.

Berikut pesan umum gizi seimbang yang terbaru dari PGS dan berlaku untuk masyarakat umum dari berbagai lapisan yang dalam kondisi sehat yaitu :

  1. Syukuri dan nikmati anekaragaman makanan
  2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan
  3. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi
  4. Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok
  5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak
  6. Biasakan sarapan
  7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
  8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
  9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir
  10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

Yuk, mulai praktekkan kebiasaan hidup sehat yang sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang, agar kesehatan tubuh anda dan keluarga senantiasa terjaga!


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store