Pemberian ASI Untuk Anak Lebih Dari 2 Tahun

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

160

Ketika seorang ibu memberikan ASI kepada bayinya yang baru lahir, semua orang pasti memuji usahanya. Namun jika ibu memberikan ASI sampai anak berusia lebih dari 2 tahun, maka orang-orang menganggap hal tersebut merupakan hal yang aneh. Ini di karenakan anggapan bahwa pemberian ASI diberikan hanya sampai anak berusia 2 tahun. Namun, bagaimana jika ibu ingin menyusui anaknya yang berusia lebih dari 2 tahun. Apakah hal ini bermanfaat? Atau malah memberikan efek negatif kepada anak? Bagaimana menangani pendapat orang lain tentang hal tersebut? Untuk mengetahuinya simak penjelasan artikel berikut:

Apakah pemberian ASI kepada anak berusia lebih dari 2 tahun disarankan?

American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dilakukan selama 6 bulan pertama setelah kelahiran kemudian diberikan ASI dengan makanan setelah 6 bulan hingga setidaknya berusia 2 tahun. Disarankan pemberian ASI ini dilakukan selama ibu dan anak ibu ingin melanjutkan.

Apakah manfaat pemberian ASI pada anak berusia lebih dari 2 tahun?

Dalam beberapa literatur, dijelaskan pemberian ASI kepada anak berusia lebih dari 2 tahun memiliki beberapa manfaat. Ini sesuai dengan yang kita ketahui bahwa ASI tentu memiliki banyak nutrisi yang penting untuk anak.

Bagaimanakah peran ASI untuk diet anak yang berusia lebih dari 2 tahun?

Hal ini tergantung pada seberapa banyak ASI yang diminum anak anda. Setelah usia 2 tahun, anak mungkin terus secara teratur minum ASI dalam jumlah sedang. Akibatnya, ASI akan terus menjadi sumber utama nutrisi bagi dirinya. Namun, bagaimanapun, tetap harus di seimbangkan dengan menggunakan makanan padat untuk memenuhi kebutuhan gizi, karena gizi yang dikandung oleh ASI dengan kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh anak tidak lagi sama. Setelah 6 bulan, kebutuhan gizi anak meningkat, sedangkan kandungan dalam ASI cenderung tetap atau bahkan menurun. Itulah sebabnya, setelah 6 bulan, ibu dianjurkan untuk memberikan makanan pendamping ASI bersamaan dengan pemberian ASI agar kebutuhan gizi anak tercukupi.

Apakah pemberian ASI untuk anak yang berusia lebih dari 2 tahun membuat proses penghentian pemberian ASI menjadi lebih sulit?

Belum tentu.  Sering kali paling mudah untuk memulai penghentian pemberian ASI ketika anak mulai mendapatkan nutrisi dari makanan, yang mungkin cepat atau lambat dari yang diharapkan.

Penghentian pemberian ASI sering dimulai secara alami pada sekitar usia 6 bulan, ketika makanan padat biasanya diperkenalkan. Beberapa bayi mulai berangsur-angsur bertransisi dari ASI dan mencari bentuk lain dari nutrisi saat akan berusia 1 tahun.

Apakah pemberian ASI untuk anak yang berusia lebih dari 2 tahun memilki efek negatif?

Dalam penelitian yang dilakukan oleh seorang ilmuwan, Benjamin Chaffee, kepada 715 bayi di Brasil, mengungkapkan bahwa, bayi yang menyusui lebih dari 2 tahun berpotensi mengalami pembusukan gigi.  Menurut William Bowen, seorang profesor dari University of Rochester Medical Center, New York, hal ini terjadi karena:

  1. Kandungan dalam air susu yang berpotensi mendukung terjadinya pembusukan gigi.
  2. Aspek fisik yang terjadi selama menyusui. Hal ini dikarenakan, saat bayi menyusui, giginya takkan tersentuh air liur, yang sebenarnya berfungsi melindungi gigi dari bakteri.

Bagaimana seharusnya cara  menangani reaksi negatif yang ditimbulkan dari pemberian ASI yang diperpanjang sampai anak berusia lebih dari 2 tahun?

Efek negatif dari pemberian ASI  saat anak berusia di atas 2 tahun dapat dicegah dengan cara

  1. Tidak lupa menggosok gigi bayi seusai menyusui atau diberikan makanan pelengkap lain.
  2. Segera membawa bayi ke dokter gigi saat gigi pertamanya muncul, atau paling lambat tak lama setelah bayi berusia satu tahun. Hal ini juga bisa membantu ibu menentukan, kapan ibu akan menghentikan pemberian ASI.
  3. Tidak membiarkan puting untuk berada dalam mulut bayi sepanjang malam. Hal ini justru dapat mengurangi interaksi air liur dengan gigi.

Berapa lama Anda ingin memberikan ASI kepada anak, ini diserahkan kepada Anda dan anak Anda. Beri tahu kepada keluarga dan orang lain bahwa keputusan ini milik Anda. Cobalah untuk tidak khawatir tentang apa yang dipikirkan orang lain. Sebaliknya, percaya naluri Anda,

Jika anda mempertimbangkan pemberian ASI kepada anak yang berusia lebih dari 2 tahun, pikirkan apa yang terbaik untuk Anda dan anak Anda – dan nikmati waktu istimewa ini bersama. (EDA)

Referensi

  1. Breast-feeding beyond infancy: What you need to know. (2018). Retrieved from https://mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/ extended-breastfeeding/art-20046962
  2. Breastfeed, P., pregnant, B., Milk?, G., Normal?, W., if…?, C., & choices, L. et al. (2018). Is Breastfeeding Linked to Tooth Decay? • KellyMom.com. Retrieved from https://kellymom.com/ages/older-infant/tooth-decay/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store