Pembesaran Prostat: Perlu Operasi?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

249

Pengetahuan masyarakat awam tentang pembesaran prostat belum terlalu luas sehingga penanganan penyakit ini kerap terlambat. Oleh karena itu, pada artikel ini kita akan membahas mengenai pembesaran prostat. Prostat merupakan bagian dari organ reproduksi pria. Kelenjar prostat merupakan sebuah kelenjar yang berukuran kecil yang terletak pada rongga pinggal antara kandung kemih dan penis. Kelenjar prostat ini menghasilkan cairan yang berfungsi melindungi sel-sel sperma dan menyuburkannya yang dikeluarkan saat ejakulasi.

Pada dasarnya prostat normal berukuran sebesar kacang kenari dengan berat normal sekitar 20 gram. Bila mengalami pembesaran, organ ini akan menghambat jalur uretra (saluran kemih bawah) sehingga akan timbul masalah pada saat buang air kecil. Jika Anda atau orang tua yang berusia diatas 50 tahun dan sering merasa nyeri saat buang air kecil,  selalu ingin berkemih terutama pada malam hari, sulit mengeluarkan urine, saat mengeluarkan urine disertai darah dan merasa tidak tuntas setelah berkemih, maka rententan gejala itu merujuk pada pembesaran prostat dan Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter.

Penyebab pembesaran prostat sebenarnya belum diketahui secara pasti, tetapi dicurigai berkaitan erat dengan kadar hormonal dan proses penuaan. Semakin bertambahnya usia seorang pria, kadar testosterone akan menurun. Sebaliknya, hormon estrogen akan meningkat. Kondisi ini diperkirakan sebagai penyebab sel prostat hipertrofi atau membesar.

Pengobatan bagi penderita pembesaran prostat tidak selalu dengan operasi. Pembesaran prostat yang disertai dengan gejala ringan, dapat diobat dengan beberapa golongan obat yang akan memperkecil volume prostat dan merelaksasi otot-otot di prostat dan kandung kemih sehingga akan meningkatkan aliran dan pancaran urine.. Namun apabila pembesaran prostat tersebut menyebabkan gejala yang berat, maka operasi menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.

Makanan yang kaya akan akan serat dan protein serta rendah lemak akan membantu Anda untuk mencegah terjadinya penyakit ini. Biasakan mengatur pola makan sehat dan berolahraga secara rutin. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/CM)

 Daftar Pustaka

  1. http://doktersehat.com/gangguan-kencing-akibat-penyakit-saluran-prostat-bph/
  2. https://www.klikdokter.com/penyakit/bph-benign-prostate-hyperplasia/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store