Penanganan Awal Penyakit Gastroenteritis Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

214

Gastroenteritis atau biasa dikenal dengan sebutan muntaber (muntah dan berak) merupakan penyakit yang disebabkan oleh terinfeksinya bagian lambung dan usus yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan bakteri. Gejala utama penyakit ini, biasanya ditandai dengan diare yang disertai muntah. Pada keadaan ini, feses atau tinja yang dikeluarkan anak dalam bentuk cair dengan frekuensi minimal 3 kali sehari dan seringkali terdapat darah dan lendir pada tinja.

Selain mengalami diare dan muntah, anak juga akan mengalami demam dengan suhu tubuh tinggi. Bahkan keadaan ini dapat disertai dengan rasa sakit pada kepala dan anggota tubuh lainnya. Anak yang menderita gastroenteritis akan mengalami kekurangan banyak cairan tubuh, mengingat banyaknya cairan yang dikeluarkan saat dia muntah ataupun melalu tinja yang cair.

Untuk pengobatan awal dari penyakit ini, sebaiknya Anda mengatasi masalah kekurangan cairan tubuh ini dulu sebelum Anda mengobati penyakit awalnya. Anda dapat menyarankan anak untuk banyak minum, namun minum air putih saja tidak akan menggantikan elektrolit yang hilang. Larutan oralit adalah pilihan yang tepat untuk mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat muntah dan diare, tentunya dengan membaca terlebih dahulu aturan pakai dan dosisnya yang sesuai dengan usia dan berat badan anak Anda. Rasa oralit mungkin terasa aneh bagi anak Anda, Anda tidak harus memaksakan anak Anda untuk langsung mengonsumsi segelas penuh oralit. Anda dapat memberikannya sedikit demi sedikit air oralit dalam sendok setiap beberapa jam sekali atau setiap anak Anda muntah atau diare. Selebihnya, Anda dapat menyiapkan minuman kesukaan anak Anda atau air mineral untuk dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak, untuk memenuhi kebutuhan penggantian cairan yang hilang.

Sebaiknya hindari minuman yang bersoda atau jus buah karena minuman ini dapat memperburuk keadaan anak Anda. Soda dapat menyebabkan rasa kembung dan memperparah gejala mual muntah dan diare yang dirasakan. Sedangkan jus buah atau minuman tinggi gula memiliki ukuran molekul yang besar. Ukuran molekul yang besar tidak dapat diserap dengan baik oleh usus yang sedang mengalami gastroenteritis, sehingga molekul yang tidak terserap ini menarik air keluar dari tubuh untuk mengencerkan molekul ini. Akibatnya, gejala diare dapat semakin menjadi-jadi.

Pada keadaan ini diusahakan anak tetap makan, karena jika anak tidak makan, tubuh anak akan semakin melemah. Jangan paksanakan dia untuk makan makanan yang macam-macam. Anda cukup memberikan makanan seperti roti, bubur, sereal, atau sedikit pisang juga bisa membantu mengurangi diare pada anak. Hindari makanan yang mengandung kafein, susu, lemak tinggi, dan makanan yang pedas. Karena jenis makanan seperti itu dapat memperparah mual dan juga gejala muntah pada anak.

Jika gejala masih berlanjut, Anda dapat membawa anak anda ke dokter anak ataupun dokter umum. Namun jika penyakit ini tiba-tiba menyerang pada larut malam dan bingung penanganan awal yang harus diberikan kepada anak, anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami secara langsung melalui aplikasi Pakdok. Kami akan selalu melayani Anda dengan sepenuh hati! (RA/STE/CM)

Daftar Pustaka

https://doktersehat.com/gastroenteritis-pada-anak-bagaimana-cara-penyembuhannya/

https://bidanku.com/gastroenteritis-pada-anak-anak-ketahui-cara-penanganan-dan-pencegahan


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store