Pengaruh Garam Bagi Kesehatan Anda

289

Mengkonsumsi banyak garam (natrium) dapat berdampak negatif bagi kesehatan anda, yaitu menyebabkan peningkatan tekanan darah dan berbagai komplikasi jantung. Akan tetapi, konsumsi natrium dalam jumlah sedang (sesuai rekomendasi ahli keseahtan) justru dapat berdampak positif bagi kesehatan anda, yaitu membuat tubuh anda berfungsi sebagaimana mestinya. Jumlah natrium yang boleh anda konsumsi berbeda-beda setiap harinya, tergantung pada berbagai keadaan kesehatan anda.

Dampak Positif
Natrium membantu otot dan saraf anda bekerja sebagaimana  mestinya dengan cara membantu kontraksi otot dan transmisi impuls saraf. Selain itu, natrium juga membantu mengatur tekanan dan volume darah. Mengkonsumsi natrium dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh anda dan menjaga pH darah anda.

Dampak Negatif
Mengkonsumsi terlalu banyak natrium (garam) di dalam menu makanan anda dapat menyebabkan berbagai efek samping berbahaya dan berat. Misalnya saat ginjal (berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar natrium) tidak dapat mengeluarkan natrium dari dalam tubuh, maka natrium akan mulai menumpuk di dalam darah.

Terlalu banyak natrium di dalam darah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi serta penumpukkan cairan di dalam tubuh orang-orang yang menderita gagal jantung kongestif, sirosis hati, atau penyakit ginjal. Berbagai keadaan ini menyebabkan ginjal semakin sulit menjaga keseimbangan kadar natrium.
Terlalu banyak garam menyebabkan air tertahan di dalam tubuh sehingga terjadi peningkatkan volume darah dan menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah, yang meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, gagal jantung, atau stroke.

Berapa Banyak Garam yang Boleh Dikonsumsi Setiap Harinya?
Garam dapur mengandung natrium (40%). Satu sendok teh garam mengandung sekitar 2.300 mg natrium, yang merupakan jumlah garam maksimal yang boleh dikonsumsi oleh orang dewasa sehat setiap harinya.
Orang yang menderita tekanan darah tinggi harus membatasi jumlah konsumsi natrium hingga 1.500 mg setiap harinya. Orang yang menderita gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal mungkin hanya diperbolehkan mengkonsumsi lebih sedikit natrium.

Para ahli mengatakan bahwa orang yang berusia lebih dari 51 tahun cenderung lebih mudah mengalami berbagai efek samping dari natrium seperti pengerasan pembuluh darah akibat penuaan, yang dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi.

Sumber: healthyeating.sfgate