Pengaruh Siklus Haid Tidak Teratur Terhadap Kesuburan Wanita

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

139

Mungkin bagi Anda yang siklus haidnya sering tidak teratur, Anda takut dan sering merasa bahwa Anda tidak subur. Memang, siklus haid tidak teratur memiliki pengaruh 30% -40% dari semua kasus infertilitas. Namun hal ini tidak berarti Anda tidak akan bisa hamil.

Anda perlu memahami dan menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan tidak teraturnya siklus haid dan pengaruhnya terhadap kesuburan. Nah artikel di bawah ini akan menjelaskan secara rinci menganai hal ini.

Alasan siklus haid tidak teratur dapat mempengaruhi kesuburan wanita

Panjang normal siklus haid/menstruasi wanita adalah 28 hari, tetapi ini bervariasi antar individu, biasanya sampai 35 hari. Nah siklus ini dikatakan tidak teratur ketika panjang siklus lebih dari 35 hari, atau jika durasi bervariasi.

Untuk dapat hamil, diperlukan adanya sel telur dalam rahim. Siklus haid/menstruasi yang tidak teratur dapat menunjukkan bahwa tidak terjadi ovulasi secara konsisten atau pada beberapa kasus tertentu, tidak berovulasi sama sekali. Jadi, semakin jarang terjadinya ovulasi, semakin sedikit kesempatan untuk hamil. 

Penyebab siklus haid tidak teratur dapat mempengaruhi kesuburan wanita

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab siklus tidak teratur yang juga merupakan faktor risiko infertilitas:

  1. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah gangguan hormon umum wanita yang mempengaruhi 1 dari 8 wanita. Tidak semua wanita dengan PCOS akan mengalami infertilitas, tetapi banyak yang akan membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil. Wanita dengan PCOS juga memiliki risiko keguguran lebih tinggi.

  1. Ketidakseimbangan tiroid

Tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, serta infertilitas.

  1. Hiperprolaktinemia

Hiperprolaktinemia adalah ketika hormon naik bahkan jika seorang wanita tidak hamil atau sedang menyusui. Tingkat prolaktin yang sangat tinggi dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau bahkan menyebabkan menstruasi berhenti sepenuhnya.

  1. Insufisiensi ovarium primer (POI)

Juga dikenal sebagai premature ovarian failure (POF), insufisiensi ovarium primer dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak ada sama sekali. Tingkat estrogen yang rendah kadang-kadang terjadi bersama dengan POI/POF, dan ini dapat menyebabkan gejala seperti kekeringan vagina, hubungan seksual yang menyakitkan, hot flashes atau keringat malam, sulit tidur, depresi atau kecemasan yang tidak dapat dijelaskan.

  1. Obesitas

Obesitas dapat menyebabkan siklus yang tidak teratur serta kesulitan untuk hamil. Kadang-kadang, masalah berat badan disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang mendasari dan belum terdiagnosis.

  1. Berat badan kurang

Sama seperti kelebihan berat badan dapat menyebabkan siklus yang tidak teratur, berat badan yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan periode menstruasi dan masalah kesuburan yang tidak teratur.

  1. Olahraga yang berlebihan

Olahraga ekstrem dan diet ekstrem adalah penyebab potensial siklus tidak teratur. Atlet wanita lebih cenderung mengalami infertilitas karena alasan ini.

Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang hamil dengan siklus haid tidak teratur

Berikut 5 cara untuk meningkatkan peluang hamil dengan siklus haid yang tidak teratur yaitu:

  1. Ubah gaya hidup. Hal ini dillakukan untuk menjaga keseimbangan hormone.
  2. Makan diet seimbang dengan baik
  3. Kendalikan berat badan
  4. Berolahragalah setiap hari
  5. Konsumsi suplemen

Cara mengetahui masa ovulasi untuk siklus haid tidak teratur

Berikut beberapa cara untuk mengetahui ovulasi dengan siklus haid yang tidak teratur dengan:

  1. Menandai di kalender
  2. Cek lendir rahim
  3. Cek suhu basal tubuh.
  4. Tes urin.
  5. Tes darah di lab.

Frekuensi hubungan seks yang dapat dilakukan jika memiliki siklus haid yang tidak teratur?

Untuk meningkatkan peluang untuk hamil, tidak hanya memahami kapan Anda paling subur, tapi juga perlu tahu berapa lama masa subur, dan seberapa sering harus berhubungan seks. Studi telah menemukan bahwa masa subur seorang wanita dimulai sekitar lima hari sebelum ovulasi dan berakhir pada hari ia berovulasi, dengan peluang terbesar untuk hamil adalah 2 hari sebelum ovulasi.

Pada wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur, masih bisa dilakukan dengan mencari tahu kapan kiranya waktu kesuburan terbuka lebar dengan melacak siklus selama beberapa bulan. Untuk menemukan masa subur rata-rata, kurangi 17 dari siklus terpendek dan 11 dari siklus terpanjang Anda. Misalnya, jika siklus Anda adalah 28 hari di bulan ini, 21 hari untuk bulan berikutnya, dan 32 hari di bulan setelah itu, maka kurangi 17 dari siklus terpendek Anda (21) dan 11 dari siklus terpanjang (32). Artinya, hari paling subur Anda terletak di antara hari 4 dan 21 dari siklus menstruasi Anda.

Untuk hubungan seks, beberapa studi menunjukkan bahwa untuk dapat meningkatkan peluang sukses hamil maka harus berhubungan seks satu kali setiap 2 hari dalam sebulan jika Anda tidak tahu persis kapan ovulasi Anda, atau selama masa subur: satu kali sehari, di 3-4 hari sebelum dan saat hari ovulasi — selama spermanya sehat, tanpa faktor masalah kesuburan pria lainnya. Jadi, penting untuk berhubungan seks satu atau dua hari sebelum Anda berovulasi sehingga pasokan segar sperma sehat masih berada dalam rahim menunggu telur untuk dilepaskan. (LM)

Referensi

Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2018). Irregular Periods and Getting Pregnant. Retrieved from https://webmd.com/infertility-and-reproduction/irregular-periods-and-getting-pregnant#1

Do irregular menstrual periods affect female fertility? – Quora. (2018). Retrieved from https://quora.com/Do-irregular-menstrual-periods-affect-female-fertility


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store