Pengaruh Testosteron Pada Wanita

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

417

Jika Anda pikir testosteron hanya ada pada pria, maka Anda salah. Testosteron merupakan bahan anabolisme dan hormon seksual yang penting dalam tubuh manusia, bertanggung jawab terhadap keinginan dan fungsi seksual, pembesaran otot, kepadatan tulang dan pertumbuhan rambut. Pria memang memiliki kadar kolesterol 10 kali lebih tinggi dibanding wanita. Tetapi mengesampingkan pentingnya hormon testosteron pada wanita merupakan kesalahan besar, dan untuk menggambarkan pentingnya hormon tersebut mari kita bahas pentingnya kadar testosteron pada tubuh wanita:

Keinginan seksual
Libido wanita terkait dengan kadar testosteron. Efek samping yang paling sering terjadi pada penggunaan pil KB adalah pil KB mengikat hormon seksual, terutama testosteron dan estradiol, yang menyebabkan penurunan nafsu seks. Juga pada saat wanita mendekati masa menopause, mereka akan memproduksi testosteron lebih sedikit daripada sebelum masa menopause. Hal tersebut menjadi alasan mengapa wanita menopause memiliki tingkat seksual yang rendah.

Produksi estrogen
Estrogen merupakan hormon yang penting untuk hormon seksual wanita, ternyata terbentuk dari hormon testosteron. Estrogen bertanggung jawab untuk pematangan organ seksual wanita, perkembangan kelenjar serviks, penebalan dinding rahim dan produksi estrogen sangat penting dalam kehamilan terutama dalam pencegahan keguguran. Testosteron bertanggung jawab untuk memproduksi estradiol yang merupakan bentuk primer dari estrogen yang terdapat pada wanita yang tidak hamil sampai menjelang masa menopause. Setelah menopause, tubuh akan memproduksi estrone, dan pada wanita hamil akan memproduksi estriol. Dengan demikian tanpa testosteron, seorang wanita tidak mungkin bisa memproduksi estrogen.

Pembentukan otot
Sebagaimana pada pria, testosteron penting untuk membangun massa otot pada wanita. Tanpa otot yang bebas lemak, Anda tidak akan bisa mempertahankan tingkat metabolisme dengan baik. Anda juga tidak akan mampu membakar lemak dan Anda juga akan menurunkan tingkat kepadatan tulang, yang menyebabkan masalah kesehatan di masa akan datang. Berita baiknya adalah wanita tidak perlu memproduksi hormon testosteron sebanyak pada pria, cukup hanya untuk terlihat baik.

Terdapat banyak mitos yang beredar mengenai hubungan wanita dan testosteron. Beberapa orang berpikir testosteron murni hormon pria yang diproduksi hanya di testis padahal wanita juga mempunyai ovarium yang memiliki fungsi sama dengan testis. Sementara yang lain takut untuk memakan protein dan melakukan latihan angkat beban akan menyebabkan tubuh terlihat seperti atlet binaragawan. Tetapi dengan makan protein dan melakukan latihan angkat beban akan membuat Anda lebih sehat, dan pada wanita akan memastikan tubuh memproduksi testosteron dalam kadar yang normal.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOSĀ App Store