Pengobatan dan Pencegahan Terjadinya Wasir

142

Wasir dapat diatasi dengan diet, obat-obatan yang dijual bebas (krim, lotion, gel), prosedur tertentu (skleroterapi, rubber band ligation, dan sebagainya), dan tindakan pembedahan.

Diet
Dianjurkan agar penderita wasir membuat tinja mereka lebih lunak dengan cara meningkatkan konsumsi serat di dalam menu makanan mereka. Serat dapat ditemukan pada berbagai jenis makanan seperti buah kering dan buah segar, sayuran, gandumg, dan sereal.
Secara umum, dianjurkan agar anda mengkonsumsi 20-30 gram serat setiap harinya. Mengkonsumsi lebih banyak air putih juga dapat membantu melunakkan tinja anda.

Obat yang Dijual Bebas di Pasaran
Berbagai jenis obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi wasir seperti salep, krim, gel, obat yang langsung dimasukkan ke anus (suppositoria). Salep, krim, dan gel biasanya dioleskan langsung pada daerah sekitar anus. Sedangkan obat suppositoria harus dimasukkan langsung ke dalam anus dengan bantuan jari tangan.

Duduk di Atas Air Hangat (Warm Sitz Bath)
Duduk beberapa sentimeter di atas air hangat 3 kali sehari selama 15-20 menit dapat membantu mengurangi peradangan pada wasir. Pastikan anda telah mengeringkan daerah sekitar anus setiap kali selesai sitz bath untuk mengurangi iritasi kulit di sekitar anus.

Skleroterapi
Skleroterapi merupakan salah satu bentuk pengobatan wasir yang paling tua. Saat proses skleroterapi, dilakukan penyuntikan suatu cairan (fenol atau quinine urea) ke dasar wasir. Hal ini menyebabkan pembuluh darah yang membengkak tersumbat dan membentuk jaringan parut. Anda mungkin dapat merasa nyeri setelah tindakan skleroterapi, tetapi rasa nyeri ini biasanya mereda keesokkan harinya. Wasir dapat timbul kembali setelah beberapa tahun dan membutuhkan pengobatan kembali.

Rubber Band Ligation
Prinsip tindakan rubber band ligation adalah menggunakan karet untuk mengikat bagian dasar wasir. Hal ini akan membuat jaringan wasir kehilangan suplai darah, kemudian mati dan terlepas yang akan menyebabkan timbulnya suatu luka terbuka, yang akan membentuk suatu jaringan parut saat menyembuh.

Tindakan ini dapat digunakan untuk mengatasi wasir derajat satu, dua, maupun tiga. Tindakan ini lebih efektif daripada skleroterapi. Wasir dapat timbul kembali beberapa tahun kemudian, yang dapat kembali ditangani oleh tindakan ini.
Komplikasi tersering dari tindakan ini adalah rasa nyeri. Komplikasi lainnya yang mungkin timbul adanya perdarahan selama 1-2 minggu setelah tindakan atau infeksi bakteri di daerah sekitar wasir.

Hemorrhoidektomi (Tindakan Pembedahan)
Tindakan pembedahan ini hanya dilakukan pada penderita wasir derajat 3 atau 4. Pada tindakan hemorrhoidektomi, baik wasir internal maupun wasir ekternal akan dipotong. Bekas luka akibat tindakan pemotongan wasir ini kemudian akan dijahit (teknik tertutup) atau dibiarkan terbuka (teknik terbuka). Keduanya memiliki hasil yang hampir sama. Setelah tindakan pembedahan ini, dapat timbul rasa nyeri yang membutuhkan pemberian obat anti nyeri.

Pencegahan
Cara terbaik untuk mencegah terjadinya wasir adalah menjaga tinja anda tetap lunak sehingga dapat mudah melewati usus anda tanpa perlu mengedan. Mengkonsumsi diet tinggi serat dan mengkonsumsi banyak air putih (6-8 gelas setiap harinya) dapat membantu tinja anda tetap lunak dan pola BAB (buang air besar) yang teratur. Hal ini juga dapat membantu mencegah terjadinya sembelit dan mengedan saat BAB, sehingga menurunkan resiko terbentuknya wasir baru.

Sumber: medicinenet