Pentingkah Minum Susu Bagi Lansia?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

723

Susu merupakan salah satu produk makanan yang paling mudah dijumpai di sekitar kita. Baik di lingkungan kota maupun pedesaan produk susu telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Namun, ironisnya konsumsi susu di Indonesia tergolong rendah yaitu hanya 17,92 liter per kapita per tahun, jauh di bawah Negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Myanmar. Padahal susu mengandung nilai gizi yang cukup lengkap untuk melengkapi kebutuhan gizi harian bagi segala golongan usia.

Rendahnya konsumsi susu tersebut menandakan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya minum susu. Tentunya hal ini akan lebih dijumpai pada kelompok lansia, di mana mereka makan lebih sedikit karena menurunnya nafsu makan seiiring dengan usia. Oleh karena itu, sangat diperlukan konsumsi susu untuk tetap menjaga kesehatan lansia. Beberapa manfaat susu bagi orang yang lanjut usia adalah:

  1. Memperlambat pengeroposan tulang

Kalsium dan vitamin D yang ada di dalam susu, dapat membuat tulang menjadi lebih padat, sehingga mencegah tulang rapuh.

  1. Baik untuk kesehatan jantung

Susu juga mengandung kalium, yaitu zat gizi yang berperan dalam tekanan darah.

  1. Mencegah osteoarthritis

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Arthitis Care & Research menyatakan bahwa minum susu dengan rutin dapat mencegah pengapuran sendi.

  1. Menjaga massa otot

Masalah yang sering dihadapi para lansia adalah hilangnya massa otot. Hal ini dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi susu karena susu adalah salah satu sumber protein yang baik.

Kebutuhan susu untuk lansia dihitung berdasarkan kadar kalsium yaitu sekitar 800-1000 mg per hari. Jika dikonversikan sekitar 1-2 kali sehari dengan mempertimbangkan ada asupan kalsium dari makanan seperti ikan, sayuran dan buah.

Namun, orang yang lanjut usia tak bisa sembarangan atau asal saja minum susu jenis apapun. Sebab, di dalam susu juga terdapat kandungan gula dan lemak yang biasanya tinggi. Terlalu banyak gula bisa membuat kadar gula darah lansia menjadi tinggi dan berisiko diabetes. Berikut hal yang perlu diperhatikan dalam memilih susu yang aman dikonsumsi oleh lansia.

  1. Pilih susu lemak rendah atau susu skim
  2. Pilih susu bebas laktosa
  3. Batasi produk susu yang mengandung gula tinggi seperti coklat susu, krim, yogurt beku
  4. Jika memiliki masalah pencernaan, dapat mengonsumsi susu bebas laktosa
  5. Hindari produk makanan yang klaim mengandung susu seperti krim keju, mentega, dan krim kental karena mengandung gula dan lemak jenuh yang tinggi.

Kesimpulannya, susu dibutuhkan oleh segala usia, terutama anak-anak dan lansia. Pada lansia, susu dapat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan gizi yang defisit akibat berkurangnya nafsu makan dan kesulitan mengunyah serta menelan makanan. (BR/CM)

DAFTAR PUSTAKA

  1. http://healthysd.gov/wp-content/uploads/2014/11/10dairytips.pdf
  2. https://finance.detik.com/industri/d-3591030/konsumsi-susu-ri-lebih-rendah-dibanding-4-negara-asean-ini

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store