Penyakit Arteri Perifer: Buang Rokokmu!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

193

Penyakit arteri perifer adalah penyakit yang umum terjadi di Indonesia, jumlah penderitanya sekitar dua juta jiwa per setahun. Penyakit ini perlu diwaspadai karena tingginya angka merokok di Indonesia. Merokok sudah sejak lama diketahui menjadi faktor risiko penyakit ini. Penyakit arteri perifer, sebagaimana bisa ditelisik dari namanya, adalah sebuah penyakit yang menyerang pembuluh darah tepi yang membawa oksigen dan nutrisi yang berada di ujung-ujung tubuh. Penyakit ini muncul karena adanya lemak-lemak yang menyebabkan buntunya arteri-arteri perifer. Karena arteri perifer menjadi buntu, aliran darah tidak lancar, sehingga bagian ujung-ujung tubuh seperti kaki tidak mendapatkan suplai oksigen yang muncul.

Gejalanya bisa bervariasi mulai tanpa gejala, ringan, hingga berat. Gejala-gejala yang perlu diwaspadai adalah:

  • Klaudikasio, merupakan gejala-gejala pada kaki atau lengan yang muncul ketika digunakan beraktivitas. Gejala kaludikasio bisa berupa kram pada otot dan nyeri otot. Lokasi klaudikasio bisa bermacam-macam, tergantung lokasi terbuntunya arteri. Bervariasi dari pinggang, tungkai atas, hingga tungkai bawah. Namun lokasi yang paling umum terjadi klaudikasio adalah bagian otot belakang tungkai bawah.
  • Kelemahan tungkai atau rasa kesemutan pada tungkai
  • Tungkai terasa dingin, terutama jika dibandingkan dengan lengkai satunya
  • Luka pada jempol kaki, jari kaki, tungkai atas, dan tungkai bawah yang tidak kunjung sembuh
  • Perubahan warna pada tungkai
  • Hilangnya rambut-rambut pada tungkai, atau melambatnya pertumbuhan rambut pada tungkai
  • Melambatnya pertumbuhan kuku-kuku kaki
  • Tidak terabanya nadi pada kaki
  • Bertambah mengkilatnya kulit kaki secara tidak wajar
  • Pada pria dapat ditemukan gangguan ereksi atau disfungsi ereksi

Jika menemukan gejala-gejala yang disebutkan di atas, segera kunjungi dokter umum atau fasilitas kesehatan terdekat. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit arteri perifer.

Faktor risiko untuk penyakit arteri perifer sudah banyak dikenali. Beberapa di antaranya adalah merokok, diabetes militus tipe 1 dan 2, obesitas (dengan body mass index di atas 30), tekanan darah tinggi, kolesterol darah yang tinggi, serta riwayat keluarga yang menderita penyakit vaskular seperti stroke dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, penting untuk mencegah penyakit arteri perifer. Cara-cara yang dapat dilakukan adalah berhenti merokok. Merokok meningkatkan risiko terkena penyakit arteri perifer. Selain itu diet rendah garam dan rendah kolesterol juga penting dilakukan, terutama untuk pasien yang sudah menderita tekanan darah tinggi, dan memiliki kolesterol tinggi pada darah. (RPG/CM)

Sumber:

MAYO CLINIC STAFF. 2018. Mayo Clinic. [online]. [Accessed 08 September 2018]. Available from World Wide Web: <https://mayoclinic.org/diseases-conditions/peripheral-artery-disease/symptoms-causes/syc-20350557>

NHS. 2016. NHS. [online]. [Accessed 08 September 2018]. Available from World Wide Web: <https://nhs.uk/conditions/peripheral-arterial-disease-pad/>


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store