PENYAKIT YANG SERING MUNCUL SAAT LEBARAN

4

Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, tubuh mengalami perubahan sistem metabolisme. Tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi saat seseorang kembali makan dengan frekuensi yang normal.

Selama berpuasa pola makan akan sangat teratur dan tidak berlebihan sedangkan saat Lebaran pola makan akan banyak berubah. Saat Lebaran, berbagai makanan khas yang enak dan berlimpah sering membuat orang makan secara berlebihan dan tidak waspada akan berbagai macam penyakit yang dapat muncul akibatnya.

Beberapa penyakit yang sering muncul saat lebaran antara lain:

  • Diare.

Banyak orang yang mengalami diare saat Lebaran. Biasanya, hal ini disebabkan oleh konsumsi makanan yang kurang higienis, khususnya saat perjalanan mudik atau saat melakukan pertemuan dengan teman-teman dan makan di luar rumah. Selain itu, dalam beberapa kasus, beberapa makanan yang dihangatkan hingga berulang kali juga akan membuat kualitasnya menurun dan bisa memicu diare. Sebaiknya hindari sembarangan konsumsi jajanan atau makanan yang sepertinya tidak higienis. Selain itu, pastikan untuk rajin mencuci tangan setelah bersalaman dengan orang lain, memegang benda yang kotor, atau keluar dari toilet.

  • Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Gejala ISPA dapat berupa flu, batuk, demam, bersin-bersin, hidung tersumbat, tenggorokan gatal dan nyeri. ISPA disebabkan oleh infeksi virus, yang terutama menyerang apabila daya tahan tubuh seseorang sedang melemah, kelelahan, ataupun kurang tidur. Hal-hal tersebut bisa terjadi ketika Anda menjalankan serangkaian kegiatan saat lebaran, seperti mudik dan berkunjung ke tempat kerabat untuk bersilaturahmi.

  • Peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Hiperkolesterolemia adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol darah di atas normal, sedangkan hiperglikemia adalah kondisi ditandai dengan tingginya kadar gula darah di atas normal. Selama Lebaran, umumnya makanan yang disajikan tinggi garam, berlemak dan juga manis. Konsumsi jenis makanan tersebut yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit hipertensi, hiperkolesterolemia, dan juga hiperglikemia.

  • Maag

Penyakit maag bisa terjadi akibat perubahan pola makan setelah berpuasa, serta mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas, asam, atau berminyak saat lebaran. Gejala maag yang biasa terjadi antara lain nyeri pada perut atau nyeri ulu hati, mual, muntah, sering bersendawa, nyeri ulu hati, serta kembung.

Untuk menghindari penyakit-penyakit yang mungkin muncul saat Lebaran, sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan khas Lebaran, termasuk saat kita bersilaturahmi ke tempat orang lain atau makan di luar rumah. Dengan menjaga pola makan yang sehat, memperbanyak konsumsi air putih, dan rajin mencuci tangan bisa membantu menghindarkan seseorang dari penyakit-penyakit tersebut. (PP)

Referensi:

  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pusat Data dan Informasi. Profil Kesehatan Indonesia. 2017
  • American Heart Association. Trans Fats. 2015
  • NHS UK (2018). Health A-Z. Respiratory Tract Infection (RTIs).