PENYEBAB DAN CARA MENGATASI BAU MULUT

35

Apa itu bau mulut?

Berdasarkan beberapa literatur, bau mulut biasanya disebut sebagai oral malodor atau halitosis. Halitosis adalah bau tidak sedap yang berasal dari rongga mulut dan bisa menjadi penyebab yang cukup serius. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi, kebersihan mulut yang tidak terjaga, kondisi kesehatan tertentu, atau gaya hidup yang tidak baik, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Penyebab Bau Mulut

Faktor penyebab halitosis secara sederhana dapat dibagi dua, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adanya sisa makanan di dalam mulut, sedangkan faktor internal meliputi karies gigi, radang kronis pada saluran pernafasan, gangguan pencernaan dan lain-lain.

  1. Makanan dan minuman

Makanan-makanan tertentu yang dapat menimbulkan halitosis antara lain bawang putih, bawang merah dan lobak sedangkan minuman yang dapat menyebabkan halitosis antara lain minuman beralkohol, produk susu dan lain-lain.

  1. Oral Hygiene

Bila oral hygiene tidak dilakukan dengan baik, sisa-sisa makanan akan mengumpul diantara gigi. Cepat atau lambat makanan yang telah mengalami pembusukan akan terbentuk, dan hampir keseluruhan dari produk-produk yang disebabkan oleh pembusukan akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

  1. Penyakit Periodontal

Keadan periodontal mungkin merupakan keadaan yang paling sering terlihat dan dapat menimbulkan halitosis. Penyebab utama dari keberadaan penyakit ini adalah plak.

  1. Xerostomia

Merupakan istilah untuk keadaan mulut yang kering. Xerostomia atau kekeringan di dalam rongga mulut dapat pula menyebabkan terjadinya bau mulut atau halitosis.

  1. Merokok

Halitosis juga dapat disebabkan oleh penggunaan tembakau. Kebiasaan ini berkaitan dengan resiko yang besar untuk terjadinya penyakit periodontal dan kanker di dalam rongga mulut pada individu yang memiliki kebiasaan ini.

  1. Penyakit Sistemik

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan halitosis, diantaranya infeksi pada saluran nafas, diabetes, permasalahan pada saluran pencernaan, infeksi pada sinus dan kelainan hati serta ginjal.

  1. Obat-obatan

Beberapa obat dapat menimbulkan halitosis. Obat-obat tertentu dapat juga merubah rasa dan bau, obat-obat tertentu tersebut dapat menimbulkan berkurangnya produksi saliva yang menyebabkan terjadinya halitosis.

Bagaimana Cara Mengatasi Bau Mulut?

  1. Merawat semua penyebab yang dapat diidentifikasi (dapat dengan antimikroba)
  2. Hindari makanan yang mengeluarkan bau seperti: bawang, bawang putih dan bumbu
  3. Hindari kebiasaan yang memperburuk bau nafas seperti: alkohol, merokok
  4. Minum cukup air putih, sehingga bakteri dan kotoran lain dalam mulut dapat dengan cepat dibersihkan.
  5. Makan buah segar secara teratur, nenas mempunyai enzim yg membantu membersihkan mulut
  6. Sikat gigi setelah makan
  7. Menjaga oral hygiene secara teratur dan baik dengan :
  8. Sikat gigi minimal 2 kali sehari
  9. Kumur dengan klorheksidin, setilpiridinium, atau obat kumur lain 2 kali sehari
  10. Ganti sikat gigi setidaknya dua bulan sekali.
  11. Kunyah permen karet rendah gula.
  12. Lepas dan bersihkan gigi palsu jika Anda menggunakannya
  13. Cek kesehatan gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Lakukan konsultasi lebih lanjut ke dokter apabila bau mulut yang Anda alami tidak teratasi dan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. (PUT)

Referensi:

  1. Armstrong LB, Sensat M. 2010. Halitosis: A Review of Current Literature. The Journal of Dental Hygiene.
  2. Zürcher A, Laine M. 2014. Diagnosis, Prevalence, and Treatment of Halitosis. Curr Oral Health Rep.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store