Penyebab Nyeri Saat Berhubungan Intim

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

754

Diketahui sekitar 3 dari 4 wanita di dunia mengalami nyeri selama berhubungan intim sesekali selama hidup mereka. Keluhan nyeri ini bukan hanya terjadi pada perempuan, karena banyak pria juga melaporkan alami rasa sakit saat berhubungan. Jangan sepelekan rasa sakit ini, sebab sakit adalah signal alamiah yang memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan intim antara lain:

  1. Penyakit penyerta
    1 . Penyakit infeksi pada genital bisa membuat sesi bercinta menjadi tidak nyaman.
    Penyakit paling umum adalah herpes genital, gonore, trikomoniasis, sariawan,
    syphilis, klamidia, dan lain-lain.
    2. Nyeri saat berhubungan seks pada wanita mungkin merupakan tanda dari masalah
    ginekologi, seperti kista ovarium, peradangan panggul, atau endometriosis.
    3. Infeksi saluran kencing(ISK) yang menimbulkan sensasi terbakar juga dapat
    menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan intim.
    4. Nyeri pada vagina juga dapat disebabkan oleh vaginismus, suatu kondisi dimana otot-
    otot vagina menutup erat sehingga membuat penetrasi jadi menyakitkan.
    5. Vagina kering juga berhubungan dengan kondisi yang lebih serius seperti penyakit
    autoimun yang langka, sindrom Sjogren.
    6. Pria juga bisa memiliki masalah yang sama, jika terkena phimosis dan paraphimosis,
    hipospadia, priapismus, prostatitis, atau bahkan sekadar luka mikroskopik di penis
    bisa menjadi penyebab dari hubungan seksual yang menyakitkan.
  2. Pengaruh faktor hormonal
    1. Penggunaan pil KB bisa menjadi penyebab meskipun hanya pada sebagian orang. Pil
    KB meningkatkan kadar hormon seks yang berikatan dengan globulin sehingga dapat
    mengikat testosteron bebas dan menyebabkan atrofi vagina.
    2. Kurangnya pelumas bisa disebabkab tubuh mengalami penurunan kadar estrogen
    saat hamil, memasuki menopause, dan pada kondisi pengobatan kanker payudara.
    Hal diatas dapat menyebabkan penetrasi akan cukup terasa menyakitkan karena
    pelumas yang dihasilkan vagina berkurang/sedikit.
  3. Alergi

Dalam beberapa kasus, ketidaknyamanan selama penetrasi adalah hasil dari reaksi alergi akibat cairan vagina/penis, pelumas spermisida, kondom lateks. Alergi juga dapat disebabkan produk seperti sabun dan sampo juga bisa menjadi penyebab lain dari keluhan, sebab krim sarat dengan pewangi dan bahan kimia sehingga menyebabkan peradangan dan gatal-gatal pada alat kelamin.

  1. Stress dan masalah psikologis lainnya

Jika stres dibiarkan menumpuk, kinerja tubuh juga akan terganggu sehingga dapat menyebabkan berbagai macam masalah fisik, psikologis, dan emosional, salah satunya keluhan hubungan intim yang menyakitkan .

Jika sakit yang dirasakan bersifat sementara, mungkin penyebabnya berhubungan dengan siklus menstruasi. Selain itu, bisa juga berhubungan dengan posisi bercinta yang tidak nyaman. Periksakan keluhan kedokter jika dirasakan sangat mengganggu untuk mendapatkan solusi yang tepat. (SA)

Daftar Pustaka:

  1. Elvira D. 2006. Disfungsi Seksual pada Perempuan. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.
  2. Prawirohardjo S. 2008. Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store