Penyebab Sesak Napas

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

46

Bernapas merupakan hal penting bagi kelangsungan hidup manusia. Namun apa jadinya jika kita mengalami gangguan dalam bernapas atau sesak napas? Jelas hal itu bisa menurunkan kualitas hidup kita.

Sesak napas sendiri adalah kondisi ketika Anda kesulitan dalam bernapas atau tidak cukup mendapat asupan udara. Ada beberapa penyebab yang memungkinkan Anda sesak napas. Ingin tahu apa saja penyebabnya?

Seseorang mengalami sesak napas bisa karena faktor obesitas, berolahraga terlalu berat, berada di tempat dengan suhu ekstrem, atau berada di daerah dengan ketinggian tertentu. Namun jika sesak napas disebabkan oleh gangguan kesehatan, maka kondisi yang bisa menyebabkannya adalah:

Dari kondisi yang telah disebutkan di atas, penyebab umum yang kerap memicu kondisi sesak napas adalah asma, penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan jantung. Sesak napas yang disebabkan oleh kondisi tersebut biasanya berlangsung dalam jangka panjang atau disebut juga dengan istilah kronik.

Sesak napas juga kerap dialami oleh penderita sakit maag. Pada kondisi tertentu, sesak napas perlu diwaspadai karena bisa merupakan salah satu gejala serangan jantung. Demikian juga sesak napas pada anak, jangan dianggap remeh, karena bisa jadi keluhan tersebut merupakan pertanda penyakit serius.

Untuk mengetahui penyebab sesak napas yang Anda rasakan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga.

Pemeriksaan fisik dan berbagai tes juga akan dilakukan, contohnya tes darah, foto rontgen, dan tes pernapasan dengan alat spirometer. Pemeriksaan darah digunakan untuk menilai kesehatan secara umum. Sedangkan foto rontgen, atau jika perlu CT-scan, dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi paru-paru, jantung, dan tulang. Pada tes pernapasan spirometri akan diketahui berapa banyak udara yang bisa Anda embuskan dan seberapa cepat Anda mengembuskannya. Tes alergi juga mungkin bisa membantu dokter mengetahui penyebab sesak napas. Seperti yang disebutkan di atas, penyebab sesak napas paling umum adalah asma, tapi pemicu terbesar asma adalah alergi. Mengetahui penyebab pasti mengapa Anda sesak napas sangat penting, karena hasilnya akan dijadikan patokan untuk menangani sesak napas secara efektif.

Bagaimana cara mengatasi sesak napas?

Cara mengatasi sesak napas untuk setiap orang tidak sama. Namun ada beberapa langkah-langkah sederhana yang dapat Anda lakukan ketika sesak napas menghampiri. Berikut pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi sesak nafas:

1. Bernapas lewat mulut

Ini adalah cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan sesak napas. Cara ini membantu memperlambat laju pernapasan yang membuat setiap hembusan napas Anda lebih dalam dan efektif. Tak hanya itu. bernapas lewat mulut juga dapat membantu melepaskan udara yang terperangkan di paru-paru. Anda dapat menggunakan cara ini kapan saja setiap kali mengalami sesak napas, terutama ketika mengangkat benda berat, naik tangga, membungkuk, dan lain sebagainya.

2. Duduk di kursi

Istirahat sambil duduk dapat membantu merilekskan tubuh dan melegakan pernapasan Anda. Untuk memulainya, pastikan Anda dalam keadaan tenang. Duduklah di kursi dengan kedua kaki menginjak lantai. Bungkukkan sedikit dada ke depan. Letakkan siku di atas lutut atau topanglah dagu Anda dengan kedua tangan. Pastikan otot leher dan bahu Anda tetap rileks.

3. Berbaring

Banyak orang yang mengalami sesak nafas ketika sedang tertidur. Selain membuat tidak nyaman, hal ini juga dapat mengurangi kualitas dan durasi tidur Anda. Untuk mengatasinya, Anda dapat berbaring di atas kasur. Letakkan beberapa bantal di kepala dan di bawah lutut Anda. Pastikan punggung tetap dalam posisi lurus dan tangan berada di sisi badan. Usahakan posisi kepala Anda lebih tinggi dibandingkan tubuh Anda. Posisi tersebut membantu memperlancar saluran udara yang tadinya terhambat, sehingga memudahkan Anda untuk bernapas.

4. Pakai kipas angin

Suatu penelitian menemukan bahwa udara sejuk dapat membantu meredakan sesak nafas. Mengarahkan kipas angin kecil atau kipas angin genggam ke wajah Anda dapat membantu meringankan gejala sesak napas.

5. Minum obat

Bagi Anda yang mengalami sesak napas akibat penyakit serius, mungkin harus menjalani perawatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu dari dokter. Konsultasikan kepada dokter mengenai pengobatan apa yang tepat untuk Anda. (EDA)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store