PERAN RETINOL PADA KRIM WAJAH

25

Retinol adalah turunan sintesis dari vitamin A, Kelompok vitamin yang larut dalam lemak yang umumnya ditemukan pada wortel, telur dan ubi manis. Ketika retinol diterapkan secara topikal, retinol diubah menjadi asam retinoat oleh enzim khusus yang ditemukan di kulit. Asam retinoat juga dapat digunakan secara topikal, tetapi jauh lebih keras daripada krim retinol atau serum, karena tidak berubah secara alami dari waktu ke waktu. Retinol adalah bahan baku emas dalam perawatan kulit yang berfungsi untuk menghaluskan tekstur kulit, mencerahkan, dan merawat proses penuaan.

Mengaplikasikan vitamin A topikal dalam bentuk retinol dapat mencakup manfaat berikut :

  • Mencegah kerutan karena efeknya yang meminimalkan, serta menghaluskan garis-garis halus dan kerutan yang ada.
  • Mencerahkan kulit kusam dengan pengelupasan pada tingkat sel, yang menghasilkan kulit baru yang lebih cerah dan halus.
  • Mengatur kulit berminyak dan meminimalkan berjerawat.
  • Memudarkan  bintik-bintik usia gelap, bintik-bintik matahari dan hiperpigmentasi dan bahkan keluar kulit dari waktu ke waktu.

Efek samping retinol

Karena retinol adalah bahan yang sangat kuat, retinol dapat menyebabkan kulit memerah atau mengelupas jika dimasukkan ke dalam rejimen perawatan kulit yang terlalu cepat atau terlalu sering digunakan. Kulit kering dan jerawat dapat terjadi ketika retinol diaplikasikan pertama kali di kulit. Biasanya, hanya perlu sedikit waktu bagi kulit untuk menyesuaikan diri.  Jika terlihat kemerahan atau mengelupas, gunakan sekali per minggu selama sebulan kemudian naik menjadi dua kali per minggu dan pantau iritasi pada kulit sebelum meningkatkan penggunaan. Krim atau serum retinol untuk memungkinkannya menyerap di kulit selama 20 hingga 30 menit sebelum menerapkan produk lain di wajah. Sangat penting untuk menggunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit saat menggunakan retinol, karena dapat menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Adapun pada pasien dengan kehamilan atau menyusui tidak direkomendasikan memakai krim yang mengandung zat ini karena berbahaya misalnya keguguran.

Kapan harus digunakan

Krim retinol baiknya digunakan pada mereka yang berusia 30 tahun ke atas, tiga sampai 4 kali seminggu sedangkan pada usia di atas 40-an digunakan lima hingga tujuh kali per minggu. Usahakan anda selalu berkonsultasi dengan dokter anda untuk mendapat penjelasan mengenai efek samping krim dan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan baik. (RA/PAY)

Referensi:

  1. Bushue, N. Wan, YJY. (2011). Retinoid Clinical interventions in aging. and Cancer Therapeutics. Adv Drug Deliv Rev., 62 (13), 1285-98.
  2.  Mayo Clinic (2017). Drugs and Supplements. Vitamin A. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-a/art-20365945. Diakses 10 Desember 2019

Martin, LJ. WebMD (2012). Retinoids for Anti-Aging Skin. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-964/vitamin-a. Diakses 10 Desember 2019

SHARE
Previous articleSKIN FASTING
Next articleMENGENAL JENIS HEMOFILIA