Perawatan Gigi Untuk Orang Dengan Penyakit Jantung

128

Mereka yang mengidap penyakit jantung memiliki kebutuhan khusus saat harus melakukan perawatan gigi.  Jika Anda adalah salah satu penderita penyakit jantung, dan memiliki masalah pada gigi sehingga harus mengunjungi dokter gigi, berikut adalah tips untuk Anda.

Perawatan gigi setelah serangan jantung

Tunggulah minimal enam bulan setelah serangan jantung sebelum melakukan pengobatan gigi apapun. Katakan kepada dokter gigi Anda apakah Anda mengkonsumsi obat antikoagulan atau tidak. Obat ini dapat menyebabkan perdarahan berat saat melakukan operasi gigi atau prosedur gigi lainnya. tanyakan pada dokter gigi Anda apakah tersedia oksigen dan nitrogliserin di klinik apabila terjadi keadaan gawat darurat.

 Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Beberapa jenis obat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan mulut kering dan mengubah indera perasa Anda. Calcium channel blockers biasanya menyebabkan jaringan pada gusi membengkak dan tumbuh secara berlebihan, menyebabkan kesulitan dalam mengunyah. Jika Anda mengalami masalah pertumbuhan gusi yang berlebihan, dokter gigi Anda akan memberikan instruksi detail mengenai cara membersihkan gigi dan mungkin akan meminta Anda datang beberapa kali lagi untuk prosedur membersihkan gigi. Pada beberapa kasus, bedah gusi dapat menghilangkan jaringan gusi yang berlebihan, disebut gingivectomy. Hal tersebut dilakukan jika memang diperlukan.

Jika tindakan dokter Anda memerlukan anestesi, tanyakan pada dokter Anda apakah obat anestesi yang digunakan mengandung epinefrin atau tidak. Epinefrin merupakan zat tambahan yang biasa digunakan pada obat anestesi lokal. Penggunaan epinefrin pada penderita darah tinggi dapat menghasilkan perubahan jantung dan pembuluh darah, termasuk perubahan yang berbahaya pada tekanan darah, nyeri dada, serangan jantung dan gangguan irama jantung sehingga harus digunakan lebih hati-hati.

Stroke

Jika Anda pernah mengalami stroke di masa lalu, katakan pada dokter gigi Anda apakah Anda mengkonsumsi obat antikoagulan atau tidak. Seperti yang dikatakan diatas, obat antikoagulan dapat menyebabkan perdarahan hebat.

Jika penyakit stroke menyebabkan gangguan pada produksi air liur, dokter Anda akan merekomendasikan penggunaan air liur buatan. Jika stroke mempengaruhi wajah, lidah atau tangan yang dominan Anda gunakan, maka dokter Anda akan merekomendasikan penggunaan gel flouride yang, sikat gigi modifikasi atau tehnik membersihkan dengan benang gigi untuk memudahkan Anda membersihkan gigi.

Sumber: webmd