Perdarahan Vagina Saat Atau Setelah Melakukan Hubungan Seksual

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

180

Banyak wanita yang mengalami perdarahan vagina saat atau setelah berhubungan seks. Hal ini perlu untuk mendapatkan perhatian karena bisa saja perdarahan menandakan terjadinya infeksi, atau kondisi kesehatan lainnya yang berbahaya. Namun, ada pula perdarahan vagina yang tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, karena tidak berbahaya. Bagaimana membedakannya? Mari simak artikel berikut:

Kenapa perdarahan pada vagina saat atau setelah melakukan hubungan seksual dapat terjadi?

Perdarahan setelah berhubungan seks secara medis dikenal sebagai perdarahan postcoital. Pada wanita yang lebih muda yang belum mencapai menopause, sumber perdarahan biasanya adalah serviks. Perdarahan pada vagina saat atau usai berhubungan seksual bisa terjadi akibat:

  1. Ketika sedang mulai menstruasi.
  2. Adanya perlukaan akibat gesekan selama berhubungan seksual.
  3. Keringnya vagina. Hal ini biasa terjadi karena:
  4. Wanita telah memasuki tahap menopause dan setelahnya akibat kurangnya cairan lubrikasi.
  5. Menyusui
  6. Persalinan
  7. Setelah indung telur diambil dan diangkat
  8. Obat-obatan tertentu, termasuk obat flu, obat asma, beberapa antidepresan, dan obat anti-estrogen
  9. Kemoterapi dan terapi radiasi
  10. Melakukan hubungan seksual sebelum benar-benar terangsang
  11. Beberapa infeksi dapat menyebabkan radang jaringan di vagina, yang dapat menyebabkan perdarahan.
  12. Penyakit radang panggul
  13. Penyakit menular seksual (PMS)
  14. Servisitis
  15. Vaginitis
  16. Atrofi vagina. Penipisan, pengeringan, dan peradangan dinding vagina karena tubuh kekurangan estrogen. Kondisi ini kerap terjadi pada ibu menyusui dan setelah menopause.
  17. Polip serviks. Kondisi pertumbuhan sel yang jinak, tidak bersifat kanker. Polip ditemukan di dinding rahim atau leher rahim dengan posisi menggantung. Gerakan polip dapat mengiritasi jaringan disekitarnya dan menyebabkan perdarahan.
  18. Kanker. Pendarahan vagina yang tidak teratur, apalagi setelah berhubungan seks merupakan gejala umum kanker serviks.
  19. Ektropion serviks. Suatu kondisi pada permukaan leher rahim. Kondisi ini sering terjadi pada wanita muda, ibu hamil, dan wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi. Kondisi ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun, ada pula yang membutuhkan perawatan. Ektropion serviks tidak ada hubungannya dengan kanker.
  20. Cedera pada lapisan rahim. Wanita yang telah melalui masa menopause dan mendapati keluhan perdarahan vagina.

Anjuran

  1. Jika kamu mengalami perdarahan vagina akibat kurangnya cairan lubrikasi, maka lakukan cukup foreplay sebelum melakukan peneterasi
  2. Lebih terbuka dengan pasangan mengenai apa yang kamu rasakan, kurangnya komunikasi antar pasangan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau keluhan lain saat berhubungan
  3. Hindari hubungan seksual terlalu bersemangat, lakukanlah dengan rileks dan santai
  4. Lakukan hubungan seks yang sehat dan aman
  5. Lakukan olahraga secara rutin dan teratur
  6. Selalu jaga kesehatan organ intim, agar terhindar dari bakteri, jamur, infeksi, dan hal buruk lainnya.
  7. Perhatikan pola asupan gizi yang dikonsumsi tiap hari.
  8. Bila mengalami kondisi medis lainya, obatilah sesuai anjuran dokter.
  9. Jika kamu mengalami perdarahan terutama jika perdarahan saat berhubungan intim terjadi lebih dari satu kali dan kamu merasa khawatir atau ingin mengecek penyebab maka segera konsultasikan ke dokter. (LM)

Referensi

  1. Bleeding After Sex: Causes, Risk Factors, and More. (2018). Retrieved from https://www.healthline.com/health/womens-health/bleeding-after-sex
  2. Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2018). What Causes Bleeding After Sex?. Retrieved from https://www.webcom/women/bleeding-after-sex#1
  3. Vaginal bleeding after sex Causes. (2018). Retrieved from https://www.mayoclinic.org/ symptoms/bleeding-after-vaginal-sex/basics/causes/sym-20050716

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store