Perhatikan dan Lakukan Ini Saat Diare Menyerang!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

189

Diare adalah salah satu keluhan sistem pencernaan yang menyerang hampir semua orang dari berbagai kalangan usia. Menurut WHO, diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair sebanyak 3 kali atau lebih dalam 24 jam. Diare menjadi masalah besar dunia kesehatan. Hal ini disebabkan oleh angka kejadian diare yang masih tinggi dan beberapa komplikasi berbahaya yang dapat timbul oleh karena diare. Bahkan menurut data survei, diare ditemukan sebagai penyebab kematian kedua pada anak setelah pneumonia.

Pada banyak kasus, diare dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi ada beberapa hal perlu yang diperhatikan dan dilakukan agar selama masa penyembuhan, diare tidak bertambah parah.

Cegah Dehidrasi

Salah satu bahaya yang dapat timbul karena diare adalah dehidrasi. Dehidrasi perlu diwaspadai karena sekitar 80% tubuh kita adalah cairan, sementara saat diare kita kehilangan banyak cairan. Tanpa penanganan cepat, dehidrasi yang parah dapat berujung kematian. Maka saat diare, ganti cairan yang terbuang dengan banyak minum air putih atau lebih utamanya cairan dengan elektrolit seperti oralit.

Konsumsi Makanan yang Mudah Dicerna

Alih-alih makan dalam porsi besar pada waktu tertentu, sementara biasanya nafsu makan menurun saat diare, cobalah makan sedikit demi sedikit sepanjang hari dengan pilihan makanan yang mudah dicerna. Nasi, pisang, apel, dan roti panggang adalah contoh diet yang dianjurkan saat diare menyerang. Sereal, biskuit, kentang rebus, madu, dan buah-buahan juga contoh makanan lain yang disarankan. Sementara itu, alkohol, kopi, dan makanan yang digoreng sebaiknya dihindari oleh penderita diare.

Istirahat yang Cukup

Hindari aktivitas berat yang akan membuat kelelahan saat diare. Terlebih olah raga atau kegiatan yang membuat tubuh kehilangan banyak cairan dalam bentuk keringat. Berikan tubuh waktu istirahat yang cukup untuk melakukan perbaikan organ-organnya.

Konsumsi Probiotik.

Meskipun belum menjadi tatalaksana resmi dalam pedoman penanganan diare, beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi probiotik, seperti yoghurt, dapat membantu meringankan gejala dan mempercepat penyembuhan diare. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang, terutama orang Indonesia, terbiasa dan cocok dengan yoghurt. Alih-alih meringankan gejala diare, pada orang yang tidak cocok, yoghurt malah dapat memperparah gejalanya.

Bila diare tidak kunjung membaik dalam waktu 3 hari atau tubuh semakin lemas, hal terssebut adalah alarm bahwa Anda perlu segera menghubungi dokter. Beberapa tanda lain juga dapat menjadi alarm yang sama ketika ia muncul atau Anda rasakan, seperti: muntah, tinja berdarah, berlendir, atau hitam, rasa sakit di perut, demam, diare yang muncul setelah mengonsumsi obat atau setelah melakukan perjalanan ke suatu daerah. Hanya dengan cara tersebut, Anda dapat segera memperoleh diagnosis dan penanganan yang cepat dan tepat. (HM)

Sumber

https://verywellhealth.com/how-to-treat-diarrhea-1298246

https://draxe.com/how-to-stop-diarrhea/

https://depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin-diare.pdf


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store