Pertolongan Pertama Pada Orang Pingsan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

49

Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang terjatuh. Kondisi yang memiliki istilah medis ‘sinkop’ ini termasuk umum terjadi dan cenderung dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun ke bawah. Pemeriksaan oleh dokter perlu dilakukan apabila seseorang mengalami pingsan setelah berusia 40 tahun, karena hal tersebut bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang serius.

Pingsan dapat terjadi saat seseorang duduk, berdiri, atau karena terlalu cepat bangkit berdiri. Orang yang mengalami kondisi ini cenderung tidak merasakan gejala apa pun sebelum kehilangan kesadaran. Apabila terdapat gejala awal, biasanya berupa:

  • Berkeringat dingin.
  • Menguap.
  • Mual.
  • Linglung.
  • Tubuh yang limbung
  • Pandangan kabur.
  • Telinga berdenging.

Kesadaran penderita akan kembali dalam waktu singkat, yaitu umumnya dalam beberapa detik. Jika ada orang yang tidak kunjung sadar setelah 1 hingga 2 menit, segera hubungi rumah sakit.

Setelah tersadar, biasanya orang yang baru saja pingsan akan merasa kebingungan disertai lemas selama kurang lebih 30 menit. Selain itu, juga terkadang tidak bisa mengingat apa yang dilakukannya sebelum pingsan terjadi.

Bila Anda menemukan orang yang mendadak pingsan, Anda tidak perlu panik. Kebiasaan buruk orang Indonesia adalah mengerumuni seseorang yang mendadak pingsan, padahal hal tersebut dapat semakin menurunkan kadar oksigen yang seharusnya dibutuhkan lebih banyak oleh orang yang pingsan.

Langkah Tepat untuk Menangani Seseorang yang Pingsan

Penanganan utama saat seseorang pingsan adalah dengan meningkatkan aliran darah ke otak agar kebutuhan oksigen tercukupi. Proses ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

  • Memeriksa apakah ada hambatan pada pernapasan.
  • Miringkan kepala bila tidak ada cedera, mencegah agar lidah tidak jatuh kebelakang dan bila pasien muntah, muntah tidak akan masuk kembali ke paru-paru
  • Membaringkan orang yang pingsan dengan posisi kaki lebih tinggi dari jantung. Jika situasi ini tidak memungkinkan, dudukkan penderita dan letakkan kepalanya di antara lutut dalam posisi membungkuk.
  • Longgarkan pakaian atau aksesori yang terlalu ketat, misalnya ikat pinggang.
  • Jika tidak kunjung sadar selama lebih dari 2 menit, segera hubungi rumah sakit agar penanganan darurat dapat dilakukan. Selama menunggu, baringkan penderita pada posisi miring, posisikan kepalanya menengadah agar saluran pernapasannya lancar, dan pantau pernapasan serta denyut nadinya.

Pencegahan Pingsan

Sebagai langkah pencegahan, orang yang rentan pingsan juga bisa melakukan sejumlah hal untuk meminimalkan risiko terulangnya kondisi ini. Langkah-langkah tersebut bisa berupa:

  • Menghindari faktor yang mungkin menjadi pemicu pingsan, seperti stres atau cuaca panas.
  • Mengenali gejala tertentu yang muncul sebelum pingsan, misalnya pusing atau berkeringat dingin.
  • Segera berbaring atau duduk jika merasakan tanda-tanda akan pingsan. (EDA/STE/CM)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store