Pil Diet: Sahabatku

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

302

Meningkatnya angka obesitas dewasa ini, menjadi penyebab maraknya peredaran pil diet di kalangan masyarakat. Padahal kunci utama untuk menurunkan berat badan adalah berolahraga dan mengatur pola makan. Namun, karena memenginginkan hasil instan, banyak orang yang memilih pil diet sebagai solusi untuk menurunkan berat badan secara cepat. Pil diet biasanya mengandung bahan tertentu untuk membantu mengatur pola makan dan penyerapan nutrisi makanan, hampir semua pil diet disebutkan bisa menurunkan berat badan secara cepat, tanpa harus menjaga pola makan dan olahraga. Menurut pakar kesehatan penggunaan pil diet tidak dianjurkan untuk semua orang, hal ini berkaian dengan adanya perbedaan cara kerja obat dan efek samping dari penggunaan pil diet.

Dokter bisa saja menganjurkan penggunaan obat diet pada seseorang yang terlalu gemuk, atau dengan indeks massa tubuh (IMT) ≥ 30kg/m2. Seperti metode penurunan berat badan lainnya, penggunaan pil diet perlu dilakukan secara konsisten, bahkan memerlukan waktu yang lama yang untuk menimbulkan efek. Dosis konsumsi obat juga dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu dan bergantung pada reaksi tubuh dan perubahan pola makan pasien.

Sama seperti obat lainnya, pil diet juga memiliki efek samping dan dapat menimbulkan reaksi alergi obat. Efek dari penggunaan pil diet mungkin juga tidak sesuai dengan terapi pengobatan penyakit kronis tertentu. Beberapa jenis pil diet dapat menimbulkan efek yang buruk pada seorang perempuan yang sedang hamil atau sedang merencanakan kehamilan.

Beberapa contoh pil diet beserta cara kerja dan efek sampingnya tersebut antara lain:

  1. Qsymia (phentermine & topiramate)

Merupakan obat kombinasi yang menekan nafsu makan. Efek utamanya adalah mencegah binge eating dan sindrom makan tengah malam. Hindari pemakaian obat ini saat sedang hamil karena dapat membahayakan janin. Beberapa efek samping yang lebih ringan di antaranya pusing, perubahan rasa pada lidah, mulut kering, insomnia, dan sembelit.

  1. Belviq (lorcaserin)

Belviq menurunkan nafsu makan seseorang. Efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain sakit kepala, pusing, mual, kelelahan, mulut kering, dan sembelit.

  1. Suprenza atau Adipex-P

Memiliki efek untuk menekan nafsu makan. Efek samping yang ditimbulkan antara lain meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, insomnia, dan kesulitan untuk beristirahat. Efek samping lebih mungkin terjadi saat penggunaan jangka panjang yang sering disertai dengan ketergantungan. Penggunaan aman dalam jangka pendek atau hanya dalam beberapa minggu saja.

  1. Alli atau Xenical

Obat yang mengandung orlistat merupakan pil diet yang bekerja dengan mengurangi penyerapan lemak oleh tubuh sekitar 30%. Penggunaan Xenical harus berdasarkan resep dokter. Konsumsi orlistat dapat dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Efek samping yang paling utama dari penggunaan Xenical adalah gangguan saluran pencernaan seperti kram perut, pembuangan gas berlebih, dan pergerakan usus tak terkontrol sehingga menyebabkan buang air besar berlebih. Efek samping memiliki intensitas yang bervariasi bergantung pada kandungan lemak makanan yang dikonsumsi

  1. Desoxyn (methamphetamine)

Bekerja sebagai penekan nafsu makan, penggunaannya sangat berisiko ketergantungan dan hanya boleh dikonsumsi dalam durasi yang sangat pendek. Obat ini hanya digunakan apabila obat penekan nafsu makan seperti phentermine tidak efektif terhadap pasien. Efek samping diantaranya peningkatan tekanan darah dan detak jantung serta insomnia dan kelelahan.

Secara umum, penggunaan semua obat diet diatas harus dikonsultasikan dengan dokter atau spesialis gizi klinik. Namun yang terbaik pilihlah metode penurunan berat badan yang sehat, yaitu dengan mengubah gaya hidup, mengatur pola makan dan berolahraga secara teratur. (SA/CM)

Daftar Pustaka

Gunawan, Gan sulistia. 2007. Farmakologi dan terapi edisi 5. Departemen Farmakologi dan Terapeutik FKUI.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store