Pilihan Pil Kb Untuk Wanita Aktif

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

47

Salah satu metode kontrasepsi yang efektif dalam mencegah kehamilan dan praktis adalah Pil KB. Terlebih, segudang kesibukan ditambah menstruasi membuat wanita dalam usia subur rentan mengalami anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi bisa membuat wanita aktif merasa kelelahan dan lemas, terutama jika darah menstruasi berlebih. Pil KB yang diperkuat zat besi bisa membantu wanita untuk tetap beraktivitas dengan produktif, tanpa terganggu oleh anemia.

Ada 2 jenis pil KB yang beredar di pasaran yaitu:

  • Pil kombinasi

Terdiri dari sebagian besar pil aktif yang mengandung hormon estrogen dan progestin, dan beberapa pil tidak aktif atau yang tidak mengandung hormon. Cara kerjanya yaitu menghambat ovulasi dengan mencegah indung telur (ovarium) melepaskan sel telur, mengentalkan lendir serviks untuk menghambat sperma, dan menipiskan lapisan rahim untuk mencegah tertanamnya embrio apabila terjadi pembuahan.

  • Pil mini

Semua pilnya adalah pil aktif yang mengandung hormon progestin. Pil mini berguna untuk mencegah ovulasi, mengentalkan lendir serviks, serta menipiskan lapisan rahim.

Selain kedua jenis pil KB tersebut, kini tersedia juga pil KB yang mengandung nutrisi tambahan. Pil KB yang disertai dengan zat besi sehingga berguna untuk melindungi diri dari kehamilan yang tidak diinginkan, sekaligus melindungi dari anemia. Kelebihan dari pil KB ini adalah gabungan manfaat pil KB kombinasi dan manfaat kandungan zat besi didalamnya, yang meliputi:

  • Efektif dalam mencegah kehamilan.
  • Memiliki kandungan zat besi untuk mengatasi anemia saat menstruasi
  • Membuat siklus haid menjadi teratur.
  • Mencegah timbulnya jerawat.
  • Mampu mengurangi gejala PMS dan rasa nyeri saat datang bulan.
  • Memberi efek positif pada kepadatan mineral tulang atau kekuatan tulang Anda.
  • Mengurangi risiko kanker rahim.

Jika diminum secara benar dan teratur, pil KB ini memiliki tingkat efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah kehamilan. Pil KB juga sangat cocok untuk wanita usia muda yang baru menikah, karena dengan saat konsumsi pil KB dihentikan, kesuburan Anda dapat segera kembali.

Pil KB dan zat besi keduanya memiliki efek samping tersendiri. Efek samping pil KB yang muncul bisa berbeda pada setiap orang, dan umumnya efek samping tersebut akan berangsur hilang setelah beberapa kali penggunaan. Sedangkan beberapa efek samping zat besi yakni mual muntah, diare, sembelit, sakit perut, kotoran berwarna hitam, dan lidah terasa asam atau seperti logam. Namun efek samping ini jarang terjadi, dan lazimnya tidak akan menimbulkan masalah jika zat besi dikonsumsi dalam dosis kecil.

Bagi para wanita muda yang ingin menunda kehamilan dan tetap beraktivitas tanpa terganggu oleh gejala anemia, Anda bisa mencoba pil KB yang mengandung zat besi. Dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mengetahui manfaat pil KB serta hal-hal yang harus dihindari selama penggunaannya. (REG/STE/CM)

Referensi:

  1. Mayo Clinic. Choosing a birth control pill. 2018
  2. Birth control pills: are they right for you. 2016

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store