Plus Minus Bahan Makanan Organik

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

505

Bahan makanan organik disebut memiliki banyak keutamaan dibanding yang non organik, apa betul?. Yuk kita simak pembahasan tentang plus minum bahan makanan yang makin naik daun ini. Kelebihan yang didapatkan dari makanan organik antara lain:

  1. Tidak mengandung pestisida, bahan kimia dan lebih ramah lingkungan

Perbedaan utama bahan makanan organik dengan non-organik bisa dilihat dari cara petani dan peternak memproses sayur, buah, biji-bijian, dan daging yang akan dijual untuk dikonsumsi. Petani dan peternak organik tidak menggunakan bahan-bahan sintetis seperti pestisida dan pupuk pada tanaman, atau suntik antibiotik pada hewan yang mereka pelihara.

  1. Tidak mengandung bahan tambahan

Bahan tambahan yang dimaksud di sini misalnya bahan pengawet, pemanis buatanmonosodium glutamate (MSG), atau bahan pewarna dan perisa.

  1. Rasanya lebih enak

Hal ini bisa jadi dikarenakan pertanian organik umumnya mengolah tanaman dalam jumlah terbatas dan langsung menjualnya ke pasar terdekat dari lokasi pertanian tersebut. Makanan yang segar akan terasa lebih enak.

Selain hal di atas, ternyata bahan makanan organik juga memiliki kekurangan. Kekurangan bahan organik antara lain:

  1. Harganya lebih mahal

Harga bahan makanan organik lebih tinggi dibanding bahan makanan konvensional karena pertanian dan peternakan organik memerlukan metode perawatan khusus.

  1. Lebih cepat busuk/basi

Bahan makanan organik lebih cepat membusuk karena tidak mengandung unsur pengawet, sehingga makanan organik tidak bisa disimpan untuk waktu yang lama.

  1. Tampilan kurang menarik

Bentuk dan penampilan makanan organik mungkin tidak semenarik bahan makanan konvensional. Warnanya biasanya tidak begitu cerah, ukurannya tidak begitu besar, atau terdapat lubang-lubang pada daun sayur atau buahnya. Hal ini karena tidak bahan makanan ini tidak menggunakan pestisida dan bahan tambahan lain.

Paparan di atas tidak berarti bahwa kualitas bahan makanan non organik bisa lebih rendah daripada makanan organik atau sebaiknya, sebab secara umum standar keamanan makanan yang diterapkan harus sama. Banyak penelitian menyebut tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kandungan nutrisi yang terdapat dalam bahan makanan organik dibandingkan dengan makanan yang dikembangkan pertanian konvensional.

Perlu diketahui, sebenarnya kadar pestisida dalam bahan makanan non-organik tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah. Konsumen tak perlu khawatir untuk mengkonsumsi produk makanan baik organik maupun non organik yang beredar dipasaran, asalkan dicuci dan diolah dengan cara yang baik keduanya akan membawa manfaat yang baik bagi kesehatan. (SA)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Winarno FG.2002. Pangan organic dan perkembangannya di Indonesia.
  2. http:/kompas.com/www.kompas.co/kompas-cetak/0211/iptek/pang/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store