Pneumonia; Penyebab & Pencegahannya

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

312

Pneumonia, sering juga disebut paru-paru basah oleh sebagian orang, merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan bagian bawah. Peradangan tersebut terjadi pada kantung udara pada jaringan paru-paru. Pneumonia tercatat sebagai penyakit utama penyebab kematian anak di Indonesia selain diare. Pneumonia paling sering terjadi pada bayi, anak-anak, orang tua diatas usia 65 tahun, atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala penyakit pneumonia bervariasi mulai dari yang ringan hingga yang berat, tergantung usia dan faktor penyebabnya. Pneumonia akibat virus gejalanya lebih ringan dibandingkan dengan pneumonia yang disebabkan oleh bakteri. Pneumonia ringan sering kali mirip dengan gejala flu, yaitu demam, batuk, dan pilek, namun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh.

Secara umum, gejala pneumonia pada anak ditandai dengan terjadinya demam dan batuk, kesulitan bernafas dan ritme pernafasan yang cepat, anak terlihat tidak tenang; tampak gelisah, rewel, mudah marah dan menangis, serta tampak penurunan pada selera makan dan aktivitas hariannya.

Pneumonia yang disebabkan oleh virus biasanya tidak perlu mendapat perawatan di rumah sakit, pengobatan dapat anda lakukan sendiri di rumah dengan cara mencukupi asupan cairan dan memperbanyak istirahat. Namun, apabila pneumonia yang disebabkan oleh bakteri, sebaiknya anda segera membawanya ke dokter. Biasanya anak Anda akan dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pengawasan yang optimal sementara pemberian cairan dan antibiotik akan terus diberikan. Akan dilakukan pemeriksaan sekret dari hidung atau tenggorokan secara berkala apabila diperlukan.

Mencegah Pneumonia tidak sulit, menjaga kebersihan anak dengan rajin mencuci tangannya setelah melakukan sesuatu atau mencuci tangan sebelum makan adalah tindakan yang paling penting, kemudian memastikan bahwa buah hati Anda mendapatkan istirahat dan nutrisi yang cukup tentunya akan meningkatkan imunitas Anak supaya dapat melawan patogen yang menyerang tubuhnya.

Pemberian vaksinisasi Pneumokokus atau sering disebut sebagai vaksin IPD juga dapat menjadi salah satu strategi untuk melawan Pneumonia. Vaksin ini biasanya diberikan sebanyak 4 kali, yaitu pada saat bayi berusia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan diulang lagi pada usia 12 bulan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati, sayangi anak anda dengan membawanya ke Posyandu yang telah dijadwalkan oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainya di sekitar anda. Pada Posyandu anak akan mendapatkan vaksin pneumokokus (PCV), DPT, HiB, flu, cacar juga MMR untuk menjaga kesehatan anak anda. (RA/CM)

Daftar Pustaka:

  1. https://dokterbabe.com/artikel/pneumonia-pada-anak/
  2. https://aici.co.id/epidemiologi-penyakit-pneumonia-pada-balita/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store