POSISI SUNGSANG: LAHIRAN NORMAL ATAU SESAR, YA DOK?

61

Anda pernah
mendengar tentang posisi sungsang dalam kehamilan? Tahukah Anda bahwa posisi
bayi yang normal adalah kepala berada di bawah, maka posisi lainnya dianggap
tidak normal? Tahukah Anda bahwa posisi sungsang sejatinya bisa dilahirkan
secara normal? Mari simak artikel berikut untuk bahas secara tuntas!

Seberapa Sering Posisi Sungsang
Terjadi?

Anda perlu
tahu bahwa posisi sungsang sering terjadi pada sekitar 15% kehamilan, tepatnya
diusia kandungan 29 hingga 32 minggu. Sejatinya, posisi sungsang sering terjadi
pada dua trimester pertama kehamilan, karena pada 6 bulan pertama ini bayi
sering bergerak, namun posisi sungsang ini dianggap tidak normal bila terjadi di
masa akhir kehamilan.

Secara
teori, bayi sungsang masih punya kesempatan untuk berputar dan kembali ke
posisi yang normal yaitu kepala di bawah. Proses berputar ini bisa terjadi pada
saat persalinan dimulai, sayangnya, hal tersebut hanya terjadi pada sekitar 25%
kehamilan saja, jadi masih lebih banyak jumlah ibu hamil yang mendapati anaknya
tidak berputar posisi. Lantas, apakah harus operasi? Tidak juga.

Apa Pilihan Proses Persalinan yang
Bisa Dilakukan?

Jika bayi
sungsang tidak berputar secara alami, dokter akan mencoba memutar janin dengan
cara memberikan tekanan pada perut ibu dan mencoba mengubah posisi bayi menjadi
kepala-kepala. Prosedur ini berhasil pada sekitar 50% bayi sungsang. Jika prosedur
ini tidak berhasil, maka dokter harus mempersiapkan kelahiran sungsang (secara
normal). Namun, operasi caesar juga dapat dilakukan dan dianggap sebagai metode
teraman untuk melahirkan bayi sungsang karena ada beberapa risiko yang terlibat
dalam persalinan bayi sungsang secara normal.

Kriteria Persalinan Normal untuk
Posisi Sungsang

Bila Anda
meyakini untuk tetap melakukan persalinan normal di posisi bayi sungsang, Anda
perlu tahu bahwa terdapat beberapa kondisi yang perlu diperhatikan yaitu,

  1. Bayi
    cukup bulan (minimal 37 minggu kehamilan)
  2. Bayi
    tidak menunjukkan tanda-tanda kelainan saat detak jantungnya dipantau dengan
    ketat.
  3. Proses
    persalinan lancar dengan pelebaran mulut rahim yang sesuai dengan waktu dan
    kondisi saat bayi turun.
  4. Petugas
    kesehatan memperkirakan bahwa bayinya tidak terlalu besar atau panggul ibu tidak
    terlalu sempit untuk dilewati bayi secara aman melalui jalan lahir normal. Bayi
    dengan berat badan 2.500g dan 4000g dianggap sebagai normal.

Jika Anda
memenuhi kriteria di atas, maka persalinan normal masih dapat dilakukan.

Kapan Operasi Pada Posisi Sungsang
Dilakukan?

Operasi
caesar adalah pilihan yang aman dalam kasus sungsang dengan dua kaki berada di
bawah, panggul kecil atau sempit dan janin yang sangat besar. Keputusan
mengenai cara persalinan bayi sungsang dibuat berdasarkan masing-masing
individu. Pada beberapa wanita dengan posisi bayi sungsang yang masih dalam
periode prematur, cara persalinan yang disarankan adalah secara sesar, namun
karena hingga saat ini kasus kematian janin di dalam rahim atau risiko ibu yang
tinggi akibat operasi caesar, maka juga dianjurkan persalinan normal dengan
bantuan obat perangsang.  

Jadi, apa
pilihan persalinan Anda jika bayi Anda dalam posisi sungsang? Jangan ragu untuk
konsultasikan pada dokter atau bidan Anda. (TYA)

DAFTAR
PUSTAKA

  1. Susha Cheriyedath.
    2018. Breeched Birth: Caesarean Section or Vaginal Delivery? News Medical Life
    Science, dapat diakses melalui https://www.news-medical.net/health/Breeched-Birth-Caesarean-Section-or-Vaginal-Delivery.aspx
  2. Genevieve Howland.
    2018. Breech Birth: What Are Your Options for Delivery? Mama Natural, diakses
    melalui https://www.mamanatural.com/breech-birth/