Presbikusis

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

240

Pernahkah Anda mendengar presbikusis? Penyakit apakah itu? Bagaimana cara mencegahnya? Simak artikel berikut!

Presbikusis adalah kehilangan pendengaran yang terjadi perlahan-lahan seiring bertambahnya usia. Kondisi ini merupakan proses multifaktor, dimana proses penuaan dan paparan suara bising dalam jangka waktu lama menjadi faktor penyebab utamanya. Selain itu, penumpukan kotoran telinga yang berlebihan juga dapat menjadi faktor penyebab kondisi ini. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia, tapi karena gejalanya terjadi perlahan-lahan maka terkadang hal tersebut tidak disadari oleh penderitanya.

Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya presbikusis. Namun penyebab tersering adalah karena penuaan. Presbikusis juga bisa terjadi akibat perubahan struktur di telinga tengah ataupun gangguan saraf dalam penghantaran suara ke otak. Selain itu, penyebab kondisi ini dipengaruhi oleh adanya penimbunan kotoran telinga yang menyumbat saluran telinga dan mengahalangi pengiriman gelombang suara, terjadinya kerusakan pada rambut saraf, pecahnya gendang telinga, dan juga terjadinya infeksi pada bagian telinga.

Orang yang menderita kondisi ini umunya akan sulit dalam mengartikan kata. Pada kondisi ini penderita dapat mendengarkan suara namun tidak dapat memahami arti dari kata tersebut, teutama jika berada dalam kerumunan orang yang lingkungannya ada suara ribut. Selain itu, penderita kondisi ini akan sering meminta lawan bicaranya untuk berbicara lebih pelan, lebih jelas, dan lebih keras. Hal tersebut selalu menjadi salah satu faktor dimana orang yang menderita kondisi ini menjadi pendiam dan menghindari pertemuan sosial.

Cara penanganan penderita dengan presbikusis tergantung pada keluhan dan kondisi dari penderita tersebut. Jika keluhannya berat mungkin pemberian alat bantu  dengar elektronik yang fungsinya memperbesar volume suara dapat membantu mengatasi kondisi ini. Alat bantu dengar elektronik ini juga akan menyaring suara ribut yang masuk ke dalam telinga dan memfokuskan pada suara lawan bicara penggunanya.

Selain menggunakan alat bantu dengar elektronik, metode lip reading atau speech reading juga dapat digunakan oleh penderita presbikusis untuk memahami lawan bicara mereka. Metode ini memungkinkan seorang pasien berkomunikasi dengan melihat gerakan bibir lawan bicaranya.

Lalu bagaimana cara mencegahnya?

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Nah, untuk menghindari atau mengurangi risiko terjadinya kondisi ini dikemudian hari, Anda sebaiknya menghindari paparan suara yang terlalu keras. Bila Anda bekerja dengan paparan suara keras terus menerus, Anda dapat menggunakan alat pelindung diri berupa headset dan headphone khusus peredam suara. Anda dapat melakukan konsultasi pada dokter untuk mengetahui alat mana yang sesuai dengan kebisingan pada pekerjaan Anda.

Selain itu, sebaiknya Anda tidak memasukkan apapun ke dalam telinga di luar instruksi dokter. Termasuk dengan tidak memasukkan cutton bud dengan dalih membersihkan telinga, karena sebenarnya, mengorek telinga dengan cutton bud hanya akan mendorong kotoran telinga semakin masuk ke dalam. Untuk membersihkan telinga, Anda dapat datang kepada dokter terdekat Anda untuk dibersihkan dengan cara khusus yang aman, paling tidak 6 bulan satu kali.

Hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko terkena presbikusis adalah segera melakukan konsultasi pada dokter apabila Anda mengalami keluhan infeksi telinga, mengubah gaya hidup sehat untuk mencegah hipertensi dan diabetes, serta menghindari kebiasaan merokok.

Walaupun kondisi ini bukan merupakan kondisi yang mengancam nyawa, namun penurunan pendengaran dapat berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak diberikan penanganan khusus. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/presbikusis-hilang-pendengaran-di-usia-tua/

https://klikdokter.com/penyakit/presbikusis


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store