Pro dan Kontra Seputar Sunat

152

Pro dan kontra seputar sunat atau sirkumsisi adalah perlu atau tidaknya sunat dilakukan. Apakah manfaat dan resiko tindakan sunat. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang menyebabkan timbulnya pro dan kontra seputar sunat, yaitu:

  • Ketidakmampuan menarik kulit khatan agar menutupi seluruh glans penis saat baru lahir bukan merupakan indikasi tindakan sunat
  • Sunat dapat mencegah terjadinya fimosis (ketidakmampuan menarik kulit khatan agar menutupi seluruh glans penis saat mencapai usia tertentu), parafimosis (ketidakmampuan untuk mengembalikan kulit khatan ke posisinya semula dan menyebabkan nyeri), dan balanopostitis (peradangan kepala penis dan kulit khatan)
  • Sunat meningkatkan resiko terjadinya meatitis (peradangan pada lubang penis)
  • Sunat dapat menurunkan resiko terjadinya infeksi saluran kemih
  • Sunat dapat menurunkan resiko terjangkit penyakit menular seksual dan menurunkan resiko penularan HIV
  • Sunat dapat menurunkan resiko terjadinya kanker serviks pada pasangan seksual anda
  • Sunat dapat menurunkan resiko terjadinya kanker penis
  • Tidak ada indikasi khusus yang mengharuskan anda untuk melakukan sunat pada bayi anda yang baru lahir

 

Sunat dari Sudut Pandang Medis

Penis merupakan sebuah organ berbentuk seperti tabung atau batang dengan ujung membulat, yang disebut dengan glans penis. Kulit yang menutupi glans penis disebut dengan kulit khatan. Kulit inilah yang akan diangkat pada saat proses sunat dilakukan.

Sunat pada bayi baru lahir yaitu sebelum bayi berusia 2 bulan saat ini telah banyak dilakukan oleh para orang tua dengan mempertimbangkan berbagai manfaat dan resiko sunat. Kulit khatan biasanya tidak dapat ditarik untuk menutupi seluruh glans penis pada bayi baru lahir (sekitar 96%). Pada saat anak mencapai usia 1 tahun, kulit khatan telah dapat menutupi sebagian glans penis, dan saat anak mencapai usia 3 tahun barulah kulit khatan dapat ditarik untuk menutupi seluruh glans penis. Hal ini berarti bahwa, kulit khatan belum berkembang secara maksimal pada bayi baru lahir. Oleh karena itu, kulit khatan yang tidak dapat ditarik untuk menutupi seluruh glans penis pada bayi baru lahir bukanlah indikasi dilakukannya sunat.

Berdasarkan penelitian, terjadi penurunan angka penularan HIV pada pria yang telah disunat hingga 60% dibandingkan dengan pria yang tidak disunat.

Sumber: medicinenet