PROBIOTIK SEBAGAI PELANCAR BAB

11

Pernah merasakan buang air besar yang keras? Sulit keluar sehingga menyebabkan panas dan nyeri? Bahkan sampai berdarah dan wasir? Jangan-jangan Anda menderita konstipasi. Konstipasi memang merupakan masalah yang cukup menganggu. Amerika Serikat mencatat masalah ini menghantui sekitar 14% dari orang dewasa dan menyebabkan kunjungan 3,2 juta kunjungan tiap tahun. Anda dapat menderita konstipasi jika didapatkan gejala:

  • Buang air besar lebih jarang dari tiga kali dalam seminggu
  • Didapatkan feses yang keras
  • Merasakan adanya kebuntuan di rectum yang menyebabkan ketiadaan gerakan rectum
  • Membutuhkan bantuan untuk mengosongkan rectum seperti menggunakan tangan untuk mengeluarkan feses atau menekan perut
  • Merasa tidak bisa mengeluarkan feses dari rectum

Konstipasi dapat diatasi dengan probiotik. Sejak lama, zat yang terdapat pada youghurt dan makanan lain yang telah mengalami proses fermentasi. Oleh karena itu sekarang sudah banyak supermarket dan toko obat yang menjual produk dengan label probiotik seperti Lactobacillus  dan Bifidobacteriuum.

Bukti terkuat yang menunjukkan adanya bukti probiotik menyehatkan saluran cerna adalah penggunaannya pada terapi diare. Probiotik terbukti melalui berbagai penelitian dapat memberikan efek positif pada diare yang diakibatkan oleh virus dan diare yang diakbatkan oleh penggunaan antibiotik (terutama yang berlebihan). Sebagian besar obat untuk membantu konstipasi yang dijual bebas dilaporkan oleh para pasien tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan. Obat-obat seperti laksatif, atau pelunak feses, terbukti tidak efektif.

Studi kemudian dilakukan di King’s College yang terletak di London, Inggirs untuk membuktikan keampuhan probiotik dalam mengatasi konstipasi. Studi ini mempelajari empat belas studi yang sudah ada. Secara umum sebagian besar studi membandingkan penggunaan probiotik pada pasien konstipasi dengan plasebo.

Peneltii kemudian menemukan bahwa probiotik menyebabkan peningkatan gerakan usus sebanyak 1,3 kali dan menyebabkan fese menjadi semakin lunak dan mudah untuk dikeluarkan. Probiotik yang paling ampuh adalah Bifidobacteriumi. Studi ini telah dipublikasi di American Journal of Clinical Nutrition.

Namun menurut Dr. Allan Walker, direktur dari Divis Nutrisi di Harvard Medical School, yang merupakan ahli di bidang probiotik. Studi-studi ini memiliki desain yang berbeda dan dapat menyebabkan perbedaan hasil dan variabel. Sulit untuk mengeluarkan rekomendasi yang jelas. Secara umum Walker berpendapat bahwa probiotik dapat memberikan dampak yang berguna untuk kesehatan organ pencernaan. Namun penelitian lain yang lebih besar dibutuhkan untuk mengambil kesimpulan saintifik.

Lalu makanan apa saja yang mengandung banyak probiotik? Yogurt adalah sumber utama dari probiotik. Selain melancarkan pencernaan yogurt juga mengandung banyak kalsium yang membantu kekuatan tulang. Makanan lain yang mengandung probiotik adalah tempe. Selain murah makanan ini juga tinggi protein dan probiotik. Bagi yang suka dengan makanan Korea, kimchi adalah sumber probiotik yang bagus.

Jadi, saat lain kali Anda menderita konstipasi, probiotik dapat membantu Anda meredakan gejalanya. Yuk, konsumsi probiotik! (RPG)

Sumber

CURLISS, Julie. 2014. Harvard Health Publishing.

. [Accessed 05 May 2019]. Available from World Wide Web: <https://www.health.harvard.edu/blog/probiotics-may-ease-constipation-201408217377>

(CURLISS, Julie, 2014)