Rasa Bahagia Tingkatkan Kesehatan Tulang, Benarkah?

76

Sebuah penelitian baru di Finlandia Timur menemukan bahwa para wanita yang merasa bahagia dengan kehidupannya memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi di usia tuanya dan lebih jarang menderita osteoporosis dibandingkan dengan para wanita lain yang tidak merasa bahagia.

 

Osteoporosis adalah suatu penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya patah tulang karena berkurangnya kepadatan tulang dan wanita yang telah memasuki masa menopause memiliki resiko yang lebih tinggi.

 

Kurangnya aktivitas fisik dan memiliki kebiasaan merokok merupakan penyebab tersering dari osteoporosis. Selain itu, faktor psikologis seperti depresi yang memicu terjadinya stress juga memiliki peranan yang cukup penting dalam terjadinya osteoporosis. Misalnya mengalami stress dalam waktu lama dapat menyebabkan seseorang merokok dan berhenti atau jarang berolahraga.

 

Stress yang berhubungan dengan depresi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme tubuh, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan tulang.

 

Pada penelitian ini, para peneliti meneliti data dari 2.167 orang wanita yang telah diteliti sejak tahun 1989. Para peserta penelitian telah melakukan pemeriksaan kepadatan tulang di tahun 1999 dan sekitar 1.147 orang peserta penelitian kembali melakukan pemeriksaan kepadatan tulang di tahun 2009.

 

Para peneliti kemudian menilai tingkat kepuasan para peserta penelitian dalam kehidupannya dengan mengajukan 4 pertanyaan yang berhubungan dengan hobi, ketenangan hidup, kebahagiaan mereka, dan apakah mereka merasa kesepian.

 

Pada penelitian ini, para peserta penelitian dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan pada jawaban yang mereka berikan, yaitu puas, netral, dan tidak puas.

 

Secara keseluruhan, kepadatan tulang mengalami penurunan sebanyak 4% dalam waktu 10 tahun. Para peneliti menemukan bahwa perbedaan kepadatan tulang antara wanita yang puas dan wanita yang tidak puas dengan kehidupannya adalah sekitar 52%.

 

Para wanita yang tidak puas dengan kehidupannya (tidak bahagia) mengalami penurunan kepadatan tulang hingga 85% dibandingkan dengan wanita yang puas dengan kehidupannya.

 

Sumber: newsmaxhealth