REKOMENDASI OLAHRAGA BERDASARKAN USIA

49

Untuk menjaga tubuh tetap sehat, berolahraga penting untuk dilakukan bagi semua jenis usia. Untuk mendapatkan manfaatnya, olahraga harus dilakukan dengan baik sambil tetap mempertimbangkan hal pendukung lainnya, contohnya usia. Karena jika berolahraga dengan tidak tepat, malah bisa menyebabkan badan sakit, kelelahan, atau cedera.

Olahraga memiliki segudang manfaat untuk tubuh, mulai dari menjaga stamina, mengendalikan berat badan, hingga mencegah berbagai penyakit. Jika dilakukan secara rutin dan memilih olahraga yang sesuai dengan usia, maka Anda bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal, karena tidak semua jenis latihan fisik cocok untuk segala jenis usia. Berikut ini rekomendasi jenis olahraga sesuai usia-usia tertentu yang bisa menjadi pilihan Anda, antara lain:

  1. Usia anak dan remaja

Dimasa anak-anak, olahraga dapat mengendalikan berat badan dan memperkuat tulang. Waktu aktivitas fisik yang direkomendasikan adalah satu jam setiap hari, dengan berbagai pilihan jenis olahraga seperti bersepeda, lari, berenang, dan bermain bola. Saat memasuki usia remaja, berbagai pilihan olahraga sudah semakin banyak. Termasuk olahraga permainan yang mungkin memiliki peraturan. Beberapa jenis pilihan olahraga yang bisa dilakukan antara lain tenis, bulutangkis, senam lantai, yoga, basket, serta latihan aerobik, seperti jogging, berenang, dan bersepeda.

  • Usia 20 tahun

Pada usia ini, olahraga sangat penting dilakukan untuk membangun kepadatan tulang dan massa otot demi kesehatan Anda dimasa depan. Selain itu, olahraga juga bisa mengatasi stres dan mengendalikan berat badan. Rekomendasi jenis olahraga yang sesuai untuk usia 20 tahun adalah kombinasi dari latihan aerobik, seperti berenang, bersepeda, atau lari cepat dengan latihan kekuatan, seperti push up, squat, atau jumping jack. Selain itu, bisa juga melakukan olahraga tenis, bulutangkis, hiking dan latihan angkat beban. Lakukan latihan ini selama 60 menit sebanyak 5 kali dalam seminggu.

  • Usia 30 dan 40 tahun

Saat memasuki usia 30 hingga 40 tahun, Anda cenderung menjadi kurang aktif. Hal ini terjadi karena Anda menghabiskan waktu lebih banyak untuk bekerja, apalagi jika Anda harus membagi waktu untuk anak dan keluarga. Kurang beraktivitas dapat meningkatkan berat badan, memperburuk postur tubuh, serta menimbulkan rasa pegal dan nyeri di tubuh. Untuk mencegahnya, maka perlu berolahraga. Untuk memperbaiki postur tubuh dan mengatasi nyeri tubuh, olahraga yang paling direkomendasikan adalah yoga dan pilates. Berolahraga juga dapat mengendalikan kadar tekanan darah, kolesterol, dan gula darah sehingga membantu menurunkan berbagai risiko penyakit kronis.

  • Usia 50 dan 60 tahun

Jenis latihan fisik yang sesuai dengan usia ini umumnya adalah joging, jalan santai, atau brisk walking (jalan cepat). Selain itu, Anda juga dapat mengkombinasikannya dengan berenang atau taichi.

  • Jenis olahraga usia 70 tahun lebih

Saat memasuki usia 70 tahun, tubuh menjadi mudah lelah dan ruang gerak menjadi terbatas akibat penyakit kronis yang dialami. Meskipun begitu, Anda tetap bisa aktif melakukan olahraga seperti jalan santai atau aktivitas fisik lain, contohnya berkebun. (RD/PAY)

Referensi:

  • Broderick J. The best exercise for your age. CNN Health. 2019
  • Bharanidharan S. Fitness through the years: exercise tips based on your age. Medical Daily. 2019