REKOMENDASI SKRINING KESEHATAN BAGI WANITA

40

Skrining merupakan suatu pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk menilai apakah
seseorang memiliki faktor risiko terhadap suatu masalah kesehatan. Skrining yang dilakukan,
bisa berbeda-beda untuk tiap wanita, sesuai dengan kebutuhan. Hal ini tergantung pada usia,
riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta faktor-faktor risiko lain yang mungkin ada,
seperti berat badan, pekerjaan, dan kondisi lingkungan atau tempat tinggal.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi skrining kesehatan yang sebaiknya dilakukan oleh
untuk wanita, yaitu:
 Skrining tekanan darah
Skrining tekanan darah dilakukan untuk mengetahui tekanan darah, agar risiko hipertensi
dapat terpantau. Wanita berusia mulai 20 tahun dianjurkan untuk memeriksa tekanan
darah setidaknya dua tahun sekali, dan wanita usia 40 tahun ke atas, perlu rutin periksa
tekanan darah, terutama jika memiliki faktor risiko hipertensi. Wanita hamil juga penting
memeriksa tekanan darah untuk menghindari risiko preeklampsia dan eklampsia.

 Skrining kolesterol
Mulai usia 20 tahun, wanita dianjurkan untuk rutin memeriksakan kadar kolesterol dalam
darah. Hal ini berhubungan dengan risiko penyakit jantung koroner. Lakukan skrining
kolesterol setidaknya dua tahun sekali.
 Skrining untuk kanker payudara
Skrining ini bertujuan untuk memeriksa ada tidaknya tanda-tanda kanker payudara pada
wainita, termasuk ada tidaknya faktor risiko. Skrining untuk pemeriksaan payudara
terdiri atas dua pemeriksaan, yaitu pemeriksaan fisik dan mamografi atau USG. Seorang
wanita bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sebagai salah satu cara
deteksi dini yang dapat dilakukan rutin setiap hari.
Sedangkan, mamografi merupakan rangkaian pemeriksaan pada payudara untuk
mendeteksi kanker payudara. Wanita yang berusia diatas 40 tahun disarankan melakukan
mamografi tiap 1-2 tahun sekali. Prosedur mamografi dilakukan
menggunakan rontgen dosis rendah yang diarahkan ke bagian payudara. Pemeriksaan ini
sangat membantu mendeteksi dini kanker payudara.

 Pap smear
Pap smear adalah skrining untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks). Skrining ini
sebaiknya dilakukan oleh wanita berusia diatas 21 tahun, terutama bagi wanita yang telah
aktif berhubungan seksual. Saat pap smear, dokter akan mengambil sampel sel dari
serviks, kemudian diperiksa di laboratorium untuk mendeteksi ada atau tidaknya sel
kanker atau pra kanker. Pap smear dianjurkan setidaknya tiap lima tahun sekali jika
berusia diatas 30 tahun.

Manfaat Melakukan Skrining Kesehatan
Skrining kesehatan untuk wanita dapat dilakukan sebagai bagian dari medical check-up. Hal
ini bermanfaat untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini. Sehingga,
penanganan dapat dilakukan lebih cepat, dan tingkat keberhasilan pengobatan juga akan lebih
tinggi. Dengan melakukan skrining kesehatan sesuai anjuran dokter, dapat membuat setiap
wanita mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya, serta akan meningkatkan
kewaspadaan dan kesadaran mengenai pentingnya pola hidup sehat, sehingga kualitas hidup
pun akan semakin meningkat. (RD/PAY)

Referensi:
1. Healthline. Health Test Every Woman Needs. 2016
2. Rodriguez D. 10 Health Screening All Woman Should Have. Everyday Health. 2017