Risiko Hamil Usia Remaja

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

125

Usia remaja merupakan usia dimana seseorang remaja menjadi individu yang bersosialisasi, belajar untuk memperbanyak ilmu pengetahuan, dan juga melakukan hobi. Namun apa jadinya jika remaja melakukan hal yang bertolak belakang dengan hal pada umumnya? Kenakalan remaja, tidak dipungkiri belakangan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Salah satu dampak kenakalan remaja yaitu kehamilan.  Hal ini tentu berdampak buruk bagi kehidupan, pendidikan, status ekonomi, dan juga peningkatan risiko beberapa masalah kesehatan. Apa saja risiko tersebut? Simak penjelasan berikut:

Risiko Kesehatan

  1. Keguguran

Keguguran dapat terjadi karena disengaja ataupun tidak disengaja. Tapi, keguguran pada wanita yang hamil di usia remaja umumnya lebih tinggi mengingat masih belum matangnya organ-organ reproduksi si perempuan.

  1. Berat Badan Lahir Bayi Rendah

Remaja lebih cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir. Bayi yang lahir dengan berat badan yang kurang berisiko lebih tinggi untuk memiliki masalah kesehatan baik pada  jantung, paru-paru, dan otak.

  1. Lahir prematur

Ketika wanita melahirkan di usia remaja, mereka berisiko lebih tinggi terhadap bayi yang lahir lebih awal, atau prematur. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “British Medical Journal” pada bulan November 2014 menemukan bahwa kelahiran prematur secara bermakna lebih mungkin untuk ibu remaja daripada wanita yang melahirkan di usia 20-an atau awal 30-an.

  1. Anemia

Remaja lebih mungkin mengalami anemia selama hamil. Paling umum, anemia berhubungan dengan defisiensi zat besi. Dengan anemia berat, perkembangan bayi sebelum kelahiran mungkin akan dipengaruhi.

  1. Depresi pasca melahirkan

Memiliki bayi saat remaja menempatkan ibu pada peningkatan risiko depresi pascamelahirkan. Ibu remaja dua kali lebih mungkin mengalami depresi pascamelahirkan dibandingkan dengan ibu dewasa. Dalam kasus yang parah, ibu mungkin memiliki pikiran untuk menyakiti dirinya sendiri atau bayinya.

  1. Pendarahan

Pendarahan menjadi salah satu penyebab kematian pada ibu. Rahim perempuan yang hamil di usia remaja masih terlalu kecil dan menyebabkan kontraksi terganggu.

  1. Hipertensi gestasional

Hipertensi gestasional atau tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kehamilan lebih banyak terjadi pada kehamilan remaja karena pembuluh darah belum dapat berkompensasi dengan baik pada kehamilan. Hal tersebut dapat menyebabkan kelahiran prematur atau berat bayi lahir rendah.

Risiko Sosioekonomi

Hamil di usia remaja biasanya mengubah seluruh perjalanan kehidupan seorang gadis muda dengan pasangannya. Dampak pada masa depan pasangan remaja ini sering kali negatif. Berikut adalah beberapa risiko sosioekonomi yaitu:

  1. Ibu remaja cenderung tidak lulus dari sekolah menengah
  2. Kelahiran remaja dikaitkan dengan pendapatan tahunan yang lebih rendah untuk ibu, 80 persen di antaranya pada akhirnya akan bergantung pada kesejahteraan.
  3. Kurang dari 2 persen ibu remaja mendapatkan gelar sarjana pada usia 30.
  4. Ayah remaja cenderung menyelesaikan sekolah lebih sedikit daripada ayah yang lebih tua dan mereka cenderung memiliki pekerjaan.
  5. Kehamilan remaja dikaitkan dengan peningkatan tingkat perilaku nakal termasuk penyalahgunaan alkohol dan narkoba, tingkat pendidikan yang lebih rendah, dan pengurangan potensi pendapatan di masa depan.
  6. Sekitar 25% ibu remaja memiliki anak kedua dalam 24 bulan sejak bayi pertama mereka.
  7. Ibu remaja lebih mungkin hidup dalam kemiskinan dan beresiko mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
  8. Anak-anak remaja cenderung tidak menerima rangsangan kognitif dan sosial awal dan berkelanjutan, yang mengarah ke kurang berkembangnya kecerdasan dan tingkat pencapaian akademis yang lebih rendah.
  9. Anak-anak dari orang tua remaja lebih cenderung diabaikan atau dilecehkan.
  10. Anak-anak yang lahir dari remaja mengalami peningkatan paparan terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan.
  11. Anak-anak dari ibu remaja mengalami peningkatan insiden masalah di sekolah atau dengan hukum.
  12. Anak laki-laki yang lahir dari ibu remaja tiga kali lebih mungkin dipenjara selama masa remaja daripada anak laki-laki dari ibu yang menunda melahirkan anak.
  13. Gadis yang lahir dari ibu remaja 22 persen lebih mungkin menjadi ibu juga di usia remaja.
  14. Anak-anak dari orang tua remaja lebih cenderung menghadapi pengangguran sebagai orang dewasa muda. (LM/STE)

Referensi

(2018). Retrieved from https://livestrong.com/article/146370-the-problems-faced-by-teen-parents/?ajax=1&is=1

Michael Carlson, M., Brandon Hall, M., Mark Jensen, M., Ryan Slater, M., Abe Tomco, M., Medicine, O., & OB/GYN, R. (2018). 3 Risks of Teenage Pregnancy – Revere Health | Live Better. Retrieved from https://reverehealth.com/live-better/risks-teen-pregnancy/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store