Rumah Sehat Dan Sumur Resapan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

112

Mempunyai rumah merupakan impian semua keluarga Indonesia. Rumah merupakan tempat berteduh, berkumpul, dan berproses menjalankan peran masing-masing dalam keluarga. Namun dengan semakin meningkat secara pesat pasar properti, di era yang kompetitif ini semakin banyak pihak yang mengabaikan faktor kesehatan dalam membeli maupun menjual rumah. Akibatnya banyak properti hunian baik rumah, ruko, maupun gedung yang mengabaikan sisi-sisi kesehatan. Hal ini diperparah dengan semakin mahalnya harga tanah, yang membuat jarak antar bangunan semakin sempit dan memaksa sebagian pihak untuk membangun rumah tanpa mengindahkan jarak dengan septic tank atau sumur resapan. Berikut ini akan dibahas mengenai sumur resapan, septic tank, dan rumah sehat secara umum.

 

Kota-kota besar kebanyakan memiliki permukaan tanah yang sedikit, ini menyebabkan banjir yang terjadi bisa sampai merendam rumah warga. Permukaan tanah yang sedikit juga diindikasikan dengan penurunan kandungan air di tanah yang terus berlanjut. Solusi untuk masalah ini adalah membuat sumur resapan. Pembuatan sumur resapan juga sudah banyak dilakukan dan dianjurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Agar tidak menyebabkan banjir sebaiknya 85% air hujan yang jatuh ke lingkungan rumah harus bisa diserap oleh permukaan tanah. Air kemudian akan masuk ke lapisan tanah yang disebut bagian tidak jenuh, air kemudian terus meresap hingga ke bagian yang disebut water table selanjutnya air akan terperangkap di bagian tanah yang jenuh yang kemudian disebut dengan ground water atau air tanah. Air inilah yang sehari-hari dikonsumsi.

 

Air hujan yang masuk ke resapan ini yang membuat air tanah terbentuk. Air hujan yang turun ke area rumah tidak langsung masuk selokan dan terbuang ke sungai. Kandungan air tanah memang tidak selalu tersedia, tergantung oleh curah hujan, pemakaian oleh manusia, serta luas permukaan tanah yang ada.

 

Untuk meningkatkan air resapan yang masuk ke dalam air tanah, sumur resapan dapat menjadi solusi. Ada beberapa prinsip yang harus diikuti dalam pembuatan sumur resapan. Berikut adalah syarat sumur resapan dari Standar Nasional Indonesia:

  • Sumur resapan harus berada pada lahan yang datar, tidak pada tanah berlerang, curam atau labil
  • Sumur resapan harus dijauhkan dari tempat penimbuan smapah, jauh dari septic tank (minimum lima meter, diukur dari tepi), dan berjaarak minimum satu emter dari fondasi bangunan
  • Penggalian sumur reasapan bsia sampai tanah berpasir atau maksimal dua meter di bawah permukaan air tanah, kedalaman muka air (water table) tanah minimum 1,50 meter pada musim hujan
  • Struktur tanah harus mempunyai permeabliltas tanah, lebih besar atau sama dengan 2 cm per jam

 

Penting untuk memperhatikan rumah sehat, resapan tanah, serta jarak dari septic tank. Membangun dan membeli rumah sebaiknya tetap memperhatikan rekomendasi dari dinas-dinas terkait. Rumah yang sehat dengan resapan bagus akan menghindarkan keluarga dari penyakit penyakit akibat banjir. (RPG)

 

 

Sumber

Bibliography

ISTIAWAN, Saptono. 2017. Kementrian Lingkungan Hidup. [online]. [Accessed 22 December 2018]. Available from World Wide Web: <https://menlh.go.id/membuat-sumur-resapan-di-pekarangan-rumah/>


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store