Sariawan? 5 Tanaman Ini Adalah Obatnya!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

139

Seringkah Anda menderita sariawan? Anda merasa takut dengan obat-obatan yang harus dikonsumsi? Ternyata, ada 5 tanaman di bawah ini telah dibuktikan oleh para ahli memiliki kemampuan sebagai obat bagi sariawan!

SARIAWAN

Sariawan adalah luka pada selaput lendir dari rongga mulut. Luka ini seringkali berbentuk bulat atau oval dan terasa sangat menyakitkan. Lokasi umum ditemukan sariawan adalah di bagian dalam pipi atau bibir, tak jarang juga sariawan muncul pada bagian lidah.

Sariawan memiliki hubungan dengan banyak penyakit, tetapi seringkali tidak ada penyebab serius yang mendasari. Penyebab umum sariawan adalah defisiensi nutrisi seperti zat besi, vitamin terutama B12 dan C, kebersihan mulut yang buruk, infeksi, stres, gangguan pencernaan, cedera mekanik, alergi makanan, ketidakseimbangan hormon, penyakit kulit dll. Sariawan, juga dikenal sebagai aphthous ulcers, dapat terasa sakit saat makan, minum atau menyikat gigi.

5 TANAMAN HERBAL UNTUK SARIAWAN

Herbal atau dikenal sebagai agen phytogenic secara tradisional banyak digunakan oleh dukun untuk pencegahan dan pengobatan sariawan. Artikel ini membahas kemampuan anti-sariawan dari obat-obatan herbal yang paling umum digunakan, yaitu:

  1. ALOE VERA

Termasuk dalam famili Xanthorrhoeaceae. Mekanisme yang menyebabkan Aloe Vera memiliki kemampuan mengatasi sariawan adalah karena kandungan antioksidan, anti-inflamasi, lender, dan aktivitas sitoprotektif atau penyembuhan. Selain itu, Aloe Vera juga dapat digunakan untuk menurunkan gula darah, menurunkan kandungan lemak, anti jamur, dan pelindung hepar.

Cara menggunakan : 1–3 sendok makan jus lidah buaya digunakan sebagai obat kumur, kemudian ditelan, tiga kali sehari untuk pengobatan sariawan.2

  1. CABAI

Capsicum annuum L. umum dikenal sebagai ‘cabai’ adalah anggota famili Solanaceae. Buah ini terbukti memiliki kemampuan sebagai anti-sariawan dan antioksidan.3

  1. PEPAYA

Carica papaya Linn. atau Pepaya merupakan anggota famili Caricaceae dan terkenal karena digunakan sebagai beragam obat. Salah satu kemampuan pepaya yang diketahui adalah obat sariawan. Biji pepaya dilaporkan dapat digunakan sebagai antimikroba, anthelmintik atau obat cacing, dan antiamoeba.4

  1. KUNYIT

Curcuma longa L. atau Kunyit banyak digunakan sebagai obat-obatan rumah untuk susah makan, batuk, kencing manis, gangguan hati, rematik dan sinusitis. Minyak serbaguna yang berasal dari Curcuma longa mempunyai kemampuan anti-inflamasi dan anti-rematik. Ekstrak kurkumin larut air dan lemak, hal ini menunjukkan aktivitas antioksidan kuat yang sebanding dengan vitamin C dan E.5

  1. TEH CHAMOMILE

Chamomile (Matricariarecutita) adalah nama umum untuk beberapa bunga daisy. Terpenoid dan flavonoid banyak ditemukan dalam bunga chamomile kering dan diketahui memiliki kemampuan sebagai antioksidan, antimikroba, antidepresan, anti-inflamasi, antidiare, obat sariawan, dan anti-karsinogenik.

Cara menggunakan : Teh yang terbuat dari bunga chamomile digunakan sebagai obat kumur di mulut tiga sampai empat kali per hari.6

Tanaman herbal di atas telah terbukti secara ilmiah memiliki kemampuan sebagai obat sariawan atau anti-ulcer.  Namun, perlu dicatat bahwa sariawan disebabkan oleh banyak faktor dan penyebab. Bila setelah mengkonsumsi tanaman herbal atau obat sariawan Anda masih belum hilang, maka kami sarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter sebelum terlambat! (TYA/CM)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Vorvick LJ, Zieve D. “Mouth ulcers on MedlinePlus”. A.D.A.M., Inc. Retrieved 27 December 2016
  2. Sharma TR, Shilpi A. Multiple biological activities of aloe barbadensis(aloevera): an overview. Asian Journal of Pharmacy & Life Science .2011; 1(2).
  3. Asad R, Faqir M A, Muhammad N, Moazzam R K, Muhammad S. Antioxidant potential of Bell pepper (Capsicum annum L.) A Review .Pakistan Journal of Food Sciences. 2011; 21:1-4.
  4. Ologundudu A, Omonkhua AA, Lawal AO, Obi FO, Ololade IA. The anti-ulcer ogenic activity of aqueous extract of carica papaya fruit on aspirin induced ulcer in rats. The Inter J Toxicol. 2008; 5(2):10-15.
  5. Ghongane B B, Rahul K. Evaluation of anti- ulcer activity of Curcuma longa in rats. Journal of Advances in Pharmacy and Healthcare Research. 2011; 1(2):1-10.
  6. Miraj S,Alesaeidi S.A systemic review study of therapeutic effects of Matricariarecuittachamomile.Electron physician.2016;8(9):3024-31.\

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store