Saya Merokok, Apakah Saya Bisa Terkena PPOK?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

306

Tahukah Anda bahwa seratus juta kematian disebabkan oleh rokok pada abad ke-20, dan akan ada satu miliar kematian disebabkan oleh rokok di abad ke-21? Dari seluruh penyebab kematian terbesar akibat rokok salah satunya adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)!

Apakah sebenarnya PPOK itu?

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyakit paru-paru progresif yaitu emfisema, bronkitis kronis, dan asma refrakter. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya rasa sesak napas dan kesulitan bernapas.

Emphysema adalah kondisi saat kantung udara halus (alveoli) di paru-paru Anda rusak. Dinding alveoli yang rusak jadi melebar dan paru-paru Anda menjadi lebih besar atau molor, sehingga sulit alveoli Anda akan kesulitan mengatur jalannya udara masuk dan keluar. Udara pernapasan yang kotor dan banyak mengandung karbondioksida terperangkap di dalam alveoli sehingga hanya ada sedikit atau tidak ada ruang untuk udara baru yang kaya akan oksigen untuk masuk.

Bronkitis kronis adalah peradangan pada saluran pernapasan (bronkus) di paru-paru Anda. Pada bronkus yang sehat terdapat rambut kecil atau silia yang melapisi saluran udara dan bertugas untuk menyapu lendir dan menjaga saluran udara bersih. Ketika silia rusak, silia tidak dapat melakukan tugas ini, dan Anda akan kesulitan untuk mengeluarkan lendir. Hal ini bisa membuat saluran udara Anda bengkak dan tersumbat. Bengkaknya saluran pernapasan ini membatasi aliran udara masuk dan keluar dari paru-paru, sehingga Anda sulit untuk bernafas.

Asma refrakter adalah jenis asma yang tidak respon terhadap obat asma biasa. Pada serangan asma saluran udara membengkak. Obat-obatan biasanya dapat mengembalikan kondisi sehingga saluran udara tidak bengkak dan mengembalikan kondisi saluran ini ke keadaan seperti sebelum serangan asma. Pada asma refrakter, obat-obatan tidak dapat membalikkan pembengkakan saluran udara, dan Anda akan tersiksa dengan rasa sesak yang sangat!

Saya Merokok, Apakah Saya Bisa Terkena PPOK?

Merokok adalah faktor risiko yang paling sering ditemui pada PPOK, polusi udara yang dihasilkan dari pembakaran kayu, bahan bakar, juga diketahui sebagai faktor risiko PPOK. Paparan pasif asap rokok juga dapat berkontribusi pada perkembangan PPOK.

Bagaimana Merokok Dapat Menyebabkan Kerusakan Paru?

Asap rokok mengandung oksidan atau racun tubuh yang sangat tinggi. Zat-zat oksidan reaktif yang dihasilkan oleh rokok merangsan proses radang di paru-paru dan saluran napas. Merokok menyebabkan proses keradangan di saluran udara sentral, saluran udara perifer, dan parenkim paru.

Para ahli dalam penelitiannya menunjukkan bahwa hasil pengambilan jaringan (biopsi) yang diambil dari saluran udara perokok ditemukan tanda radang kronis, dan peningkatan jumlah sel radang di berbagai bagian paru-paru, serta gambaran perubahan struktur akibat proses cedera dan perbaikan yang terjadi berulang-ulang.

Saya Ingin Berhenti, Apakah Saya Mampu?

Ketergantungan rokok adalah kondisi kronis yang sering membutuhkan intervensi berulang untuk berhasil. Sekali pengguna ketergantungan rokok, berhenti sangatlah sulit, semua ini adalah akibat adanya zat nikotin yang terdapat pada kandungan rokok!

Sudah banyak perokok yang berusaha untuk berhenti, namun seringkali tanpa bantuan orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perokok ingin berhenti merokok, tetapi sebagian besar dari mereka tidak pernah mencoba. Kebanyakan dari perokok itu berada dalam tahap kontemplasi atau tahap persiapan.

Kebanyakan perokok menjalani beberapa tahap sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk berusaha berhenti dan akhirnya berhasil. Setiap tahun sekitar 2% perokok berhasil berhenti atas inisiatif mereka sendiri.

Maka bila orang lain mampu untuk berhenti dan memilih untuk tidak merokok kembali, bagaimana dengan Anda? (TYA)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Laniado-Laborín, R. (2009). Smoking and Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Parallel Epidemics of the 21stInternational Journal of Environmental Research and Public Health6(1), 209–224. https://doi.org/10.3390/ijerph6010209
  2. COPD Foundation. Understanding COPD. https://copdfoundation.org/What-is-COPD/Understanding-COPD/What-is-COPD.aspx
  3. Global Strategy for the Diagnosis, Management and Prevention of COPD. Global Initiative for 
Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2008.
  4. Eisner, M.D.; Balmes, J.; Katz, B.P.; Trupin, L.; Yelin, E.; Blanc, P. Lifetime environmental tobacco smoke exposure and the risk of chronic obstructive pulmonary disease. Health Perspect. 2005, 4, 7-15.
  5. Brody, J.S.; Spira, A. Chronic Obstructive Pulmonary Disease, Inflammation, and Lung Cancer. Am. Thorac. Soc. 2006, 3, 535-538.
  6. Saetta, M. Airway Inflammation in Chronic Obstructive Pulmonary Disease. J. Respir. Crit. Care Med. 1999, 160, S17-S20.
  7. Saetta, M.; Di Stefano, A.; Maestrelli, P.; Ferraresso, A.; Drigo, R.; Potena, A.; Ciaccia, A.; Fabbri, L.M. Activated T-lymphocytes and macrophages in bronchial mucosa of subjects with chronic bronchitis. Rev. Respir. Dis. 1993, 147, 301-306.
  8. Anderson, J.E.; Jorenby, D.E.; Scott, W.J.; Fiore, M.C. Treating tobacco use and dependence: An evidence-based clinical practice guideline for tobacco cessation. Chest 2002, 121, 932-941.
  9. Jimenez-Ruiz, C.A.; Masa, F.; Miravitlles, M.; Gabriel, R.; Viejo, J.L.; Villasante, C.; Sobradillo, V. Smoking characteristics: Differences in attitudes and dependence between healthy smokers and smokers with COPD. Chest 2001, 119, 1365-70.
  10. Hughes, J.R. Motivating and helping smokers to stop smoking. Gen. Intern. Med. 2003, 18, 1053-1057.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store