Sayangi Payudara Anda Dengan Sadari

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

132

Kanker payudara merupakan penyakit yang menyerang kelenjar, saluran, dan jaringan penunjang dalam payudara. Penyakit kanker ini umumnya menyerang wanita usia subur dan biasanya baru menimbulkan keluhan setelah sudah memasuki stadium lanjut.

Berdasarkan data dari WHO, pengidap kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus pada setiap 100.000 penduduk di tahun 2012. Sementara  GLOBOCAN (IARC) tahun 2012, kanker payudara adalah penyakit kanker yang memiliki prosentase kasus baru paling tinggi di Indonesia, yakni sebesar 43.3% dengan prosentase hilangnya nyawa akibat kanker payudara sebesar 12.9%. Bila dibandingkan dengan negara tetangga kita yakni Malaysia, kanker payudara di Indonesia kebanyakan diidap oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut. Sebenarnya kanker payudara tidak hanya diidap kaum wanita, tapi juga pria meskipun jarang. Perlu adanya penanganan sedini mungkin untuk mengatasi kanker payudara. Untuk itu, penting bagi seorang wanita untuk mengetahui cara periksa payudara sendiri.

Cara mengenali penyakit kanker payudara dengan menggunakan istilah SADARI yang merupakan singkatan dari Pemeriksaan Payudara Sendiri. Dengan melakukan SADARI, wanita diharapkan mampu mendeteksi adanya perubahan pada payudara dan bisa memungkinkan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Bila pada saat melakukan SADARI, Anda menemukan benjolan pada payudara atau perubahan dibandingkan bulan sebelumnya, sebaiknya periksakan kondisi Anda pada dokter. SADARI sebaiknya dilakukan satu bulan sekali. Anda bisa melakukan SADARI setiap selesai haid, bahkan bisa dimulai sejak pertama mendapatkan haid atau sejak usia 12 tahun.

Cara Melakukan SADARI

Berikut cara periksa payudara sendiri yang bisa Anda lakukan di rumah:

  1. Berdirilah di depan cermin dengan mengangkat kedua tangan dan pastikan apakah di payudara Anda terdapat perubahan warna seperti kemerahan, kulit mengerut seperti kulit jeruk atau bengkak pada payudara.
  2. Letakkan kedua tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  3. Angkatlah satu tangan Anda dan periksa payudara di sisi tangan tersebut dengan tangan lainnya. Tekan payudara Anda dari atas ke bawah yang dimulai dari sisi yang paling luar kemudian mengarah ke dalam menggunakan tiga jari yang dirapatkan. Kemudian rasakan adakah benjolan pada payudara Anda.
  4. Pada posisi yang sama, tekanlah payudara secara melingkar (seperti spiral). Kemudian periksalah payudara seperti pada langkah sebelumnya.
  5. Selanjutnya tekan payudara seperti memijat ke arah puting dengan menggunakan kedua tangan dan lihat apakah ada cairan yang keluar.
  6. Pada posisi berbaring, lakukan kembali pemeriksaan.

Jika merasakan ada yang berbeda dengan payudara Anda, segeralah berkonsultasi dengan dokter. (EDA)

Sumber :


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store