Selamat Hari Lanjut Usia Sedunia! Kenali Cara Mencegah Demensia

9

Demensia merupakan hal yang tidak jarang dialami oleh lansia. Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir, memahami sesuatu, melakukan pertimbangan, dan memahami bahasa, serta menurunnya kecerdasan mental.

Penderita demensia umumnya mengalami gejala sesuai dengan penyebabnya. Gejala yang umumnya dirasakan dari segi kognitif meliputi: hilang ingat, kesulitan berkomunikasi, sulit memecahkan masalah atau merencanakan sesuatu, konsentrasi menurun, sulit menilai situasi dan mengambil keputusan, serta sering merasa bingung. Gejala yang dirasakan dari segi psikologis antara lain: depresi, gelisah, perubahan perilaku dan emosi, merasa ketakutan. Pada kondisi yang lebih lanjut, penderita dapat mengalami gejala lanjutan seperti kelumpuhan di salah satu sisi tubuh, tidak mampu menahan kemih, penurunan nafsu makan, hingga kesulitan menelan.

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah terjadinya demensia.

  • Menerapkan gaya hidup sehat. Menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, serta mulai menerapkan kebiasaan baik seperti berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, serta tidur yang cukup merupakan salah satu cara yang cukup efektif.
  • Menjaga kepala dari benturan. Kondisi tubuh orang yang sudah lanjut usia sangat rentan dan jika terjatuh atau mengalami benturan, bisa mengakibatkan kondisi yang serius. Karena itu, lansia perlu sangat berhati-hati dalam beraktivitas.
  • Menjaga kesehatan, seperti menjaga berat badan, rutin mengontrol tekanan darah, kadar gula darah, serta kolestrol.
  • Membaca dan menulis. Kedua aktivitas ini efektif untuk melatih dan menstimulasi sel-sel saraf otak. Jadi, orangtua dianjurkan untuk sering-sering membaca koran dan menulis buku harian agar tidak cepat pikun. Jika memang sering lupa, orangtua disarankan untuk mencatat segala hal yang perlu diingat dalam sebuah buku.
  • Melakukan permainan memori. Selain catur, lansia juga disarankan untuk sering bermain permainan memori, seperti teka-teki silang, permainan studi kasus, dan permainan puzzle. Permainan-permainan tersebut dapat membuat seseorang berpikir dan menggunakan logika untuk memecahkan masalah, sehingga memiliki dampak yang baik untuk meningkatkan kemampuan otak.
  • Aktif bersosialisasi. Sering berkomunikasi dengan anggota keluarga, menghadiri acara dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya dapat membantu lansia untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan otak, khususnya bagian otak yang mengatur fungsi komunikasi.
  • Mempelajari hal baru, seperti mempelajari kosakata baru, memasak hidangan baru, serta bermain musik.

Demensia tidak dapat disembuhkan, namun pengobatan secara dini dapat membantu meredakan dan memperlambat perkembangan gejala, serta menghindari komplikasi lebih lanjut yang mungkin terjadi. (PK)

Referensi:

National Institute on Aging. Understanding Memory Loss. 2017Centers for Disease Control and Prevention.

Alzheimer’s Disease and Related Dementias. 2018

NHS UK. Dementia Guide. 2017