Selamatkan Generasi Muda Dari Miras Oplosan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

326

Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 74 Tahun 2013, minuman keras adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol (C2H5OH) yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi. Beberapa golongan minuman beralkohol, yaitu :

  1. Golongan A : minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar sampai dengan 5%.
  2. Golongan B : minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar lebih dari 5% sampai dengan 20%.
  3. Golongan C : minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar lebih dari 20% sampai dengan 55%.

Masih segar di ingatan kita hebohnya kasus miras oplosan di kabupaten Bandung beberapa minggu lalu yang menelan korban jiwa hingga 45 orang. Sebagian besar korban masih berusia 15-25 tahun. Seperti tidak ada jeranya sebagian oknum hingga konsumen mencari barang mematikan yang satu ini. Berbagai aturan hukum telah diterapkan tetapi belum juga berhasil mencegah kasus yang serupa.

Generasi muda penerus bangsa menjadi konsumen utama pasar miras oplosan ini. Hal ini tentu sangat meresahkan karena bukan hanya efek mematikan dari miras oplosan tetapi juga efek jangka panjangnya terhadap kesehatan mental dan fisik serta social seperti kekerasan fisik, masalah ekonomi, dan menurunnya produktivitas.

Berikut ini adalah efek samping miras oplosan terhadap tubuh manusia:

  1. Mengkonsumsi miras dalam jumlah tertentu dan secara kronik dapat menekan imun tubuh yang mengakibatkan mudah terkena infeksi kuman ataupun virus.
  2. Tulang lebih mudah rapuh karena alkohol akan mengganggu penyerapan kalsium dalam tulang.
  3. Peningkatan tekanan darah, kerusakan pada ginjal, perlemakan hepar, impoten, mengurangi kesuburan, malnutrisi karena terjadi gangguan penyerapan pada usus.
  4. Asidosis Metabolik adalah Zat kimia berbahaya yang dicampur dalam miras akan menjadi racun dalam tubuh. Tubuh akan bereaksi menimbulkan asam basa darah (Asidosis Metabolik). Pertolongan yang terlambat saat hal ini terjadi, maka bisa menyebabkan kematian.
  5. Depresi napas atau gangguan pernapasan sangat mungkin terjadi sehingga pernafasan terganggu hingga menyebabkan kematian.
  6. Penglihatan terganggu

Miras oplosan seringkali mengandung methanol yang sangat berbahaya bagi tubuh. Salah satunya berdampak pada saraf mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan. Gejala ini sangat sulit disembuhkan dan bersifat permanen.

Mari selamatkan masa depan bangsa kita, jauhkan orang di sekitar kita dari miras! (BR/CM)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Mulyadi, Muhammad. (2014). Darurat Miras Oplosan. Jurnal Vol, No. 24/IIP3DI/Desember/2014
  2. Indraprasti, Devinthia & Rachmawati, MA. (2008). Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Perilaku Minum-minuman Keras Pada Remaja. Skripsi.
  3. https://www.merdeka.com/peristiwa/kasus-miras-oplosan-di-kabupaten-bandung-41-tewas-99-orang-dirawat.html

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store