SEMANGKA, BUAH YANG DAPAT MENURUNKAN TEKANAN DARAH

13

Semangka merupakan buah yang menyegarkan dan memiliki rasa yang manis. Memakan semangka dapat membantu menghidrasi tubuh karena 92% dari buah ini terdiri dari air. Berdasarkan profil nutrisi dari semangka, dalam 100 g semangka tersedia 30 kkal energi. Semangka mengandung 7,55% karbohidrat di mana 6,2% adalah gula dan 0,4% terdiri dari serat.

Selain itu, semangka diperkaya dengan karotenoid, vitamin C, citrulline, karotenoid, likopen, dan flavonoid yang merupakan antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas. Semangka merupakan buah yang bebas lemak dan kolesterol, sehingga dianggap rendah kalori. Semangka juga merupakan sumber vitamin B, terutama B1 dan B6, serta mineral seperti kalium dan magnesium. Semangka mengandung fenolat yang cukup sebanding dengan buah-buahan lain.

Semangka kaya akan antioksidan likopen yang telah ditemukan dalam beberapa penelitian memiliki efek perlindungan jantung dan penurunan tekanan darah. Efek ini diperkirakan karena aktivitas likopen yang dapat menyebabkan pengurangan ketebalan dinding pembuluh darah, meningkatkan fungsi endotel, dan aliran darah.

Menurut Li et al., likopen secara efektif dapat menurunkan tekanan darah sistol pada subjek prehipertensi atau hipertensi, dan dosis likopen yang lebih tinggi tampaknya lebih efektif dalam mengurangi tekanan darah sistol daripada dosis rendah. Selain itu, efek penurunan tekanan darah sistol dari likopen lebih jelas di antara orang Asia daripada populasi lainnya; dampak ini dianggap mungkin akibat latar belakang genetik dan gaya hidup yang berbeda. Misalnya, konsumsi sayuran yang mengandung banyak vitamin dan fitokimia lebih tinggi pada orang Asia daripada populasi lainnya. Meskipun likopen dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi, antioksidan ini tidak memiliki efek pada tekanan darah normal.

Selain itu, kandungan kalium dan magnesium pada semangka dapat membantu menurunkan tekanan darah. Makanan yang kaya kalium penting dalam mengelola tekanan darah tinggi karena kalium mengurangi efek natrium. Semakin banyak kalium yang dimakan, maka semakin banyak natrium yang hilang melalui urin. Kalium juga membantu mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah, yang akan membantu menurunkan tekanan darah. Meningkatkan asupan kalium dianjurkan pada orang dewasa dengan tekanan darah di atas 120/80 mmHg yang dinyatakan sehat. Kalium dapat berbahaya pada pasien dengan penyakit ginjal, dan kondisi lain yang mempengaruhi cara tubuh menangani kalium, atau pada pasien yang mengonsumsi obat tertentu. Karena itu, kalium tidak dianjurkan pada pasien dengan penyakit kronis. Rekomendasi asupan harian kalium yang disarankan adalah 4,7 g untuk pria dan wanita berusia 51 tahun atau lebih tua.

Magnesium berperan dalam mengatur sejumlah sistem tubuh, termasuk tekanan darah, gula darah, dan fungsi otot dan saraf. Magnesium dibutuhkan untuk relaksasi pembuluh darah, untuk produksi energi, dan untuk perkembangan tulang. Kadar magnesium yang tinggi ditemukan berhubungan dengan peningkatan status hemodinamik, seperti aliran darah dan fungsi pembuluh darah. Selain itu, magnesium ditemukan menunjukkan manfaat antioksidannya dalam pencegahan hipertensi dengan mengurangi kerusakan pembuluh darah akibat radikal bebas. Tetapi, terlalu banyak asupan magnesium, misalnya dari suplemen dapat menyebabkan diare. Rekomendasi asupan harian magnesium yang disarankan adalah 420 mg untuk pria berusia 50 tahun atau lebih tua, dan 320 mg untuk wanita berusia 50 tahun atau lebih tua. (BEL)

Sumber:

  1. Massa, NML., Silva, AS., Toscano, LT., Silva, JD., Persuhn, DC., Gonçalves, Mda C. Watermelon extract reduces blood pressure but does not change sympathovagal balance in prehypertensive and hypertensive subjects. Blood Pressure. 2016; 25(4): 244-8. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26947668
  2. Li, X., & Xu, J. Lycopene supplement and blood pressure: an updated meta-analysis of intervention trials. Nutrients. 2013; 5(9): 3696–3712. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3798929/
  3. Zhang, X., Li, Y., Del Gobbo, LC., Rosanoff, A., Wang, J., Zhang, W., Song, Y. Effects of Magnesium Supplementation on Blood Pressure. Hypertension. 2016; 68(2): 324-333. Available at: https://ahajournals.org/doi/full/10.1161/HYPERTENSIONAHA.116.07664
  4. Harvard Health Publishing. Harvard Medical School. 2019. Key Minerals to Help Control Blood Pressure. Available at: https://www.health.harvard.edu/heart-health/key-minerals-to-help-control-blood-pressure
  5. American Heart Association. 2016. How Potassium Can Help Control High Blood Pressure. Available at: https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/changes-you-can-make-to-manage-high-blood-pressure/how-potassium-can-help-control-high-blood-pressure