Senam Bagi Penderita Sakit Jantung

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

105

Senam, adalah olahraga yang paling banyak diminati karena merupakan bentuk latihan jasmani yang sistematis, teratur, dan terencana dengan melakukan gerakan-gerakan yang spesifik dan mudah untuk diikuti. Sehingga banyak orang yang lebih memilih senam dibandingkan olahraga berat lainnya, yang tentunya senam ini juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun apakah semua jenis senam itu baik untuk penderita sakit jantung?

Untuk penderita sakit jantung, senam merupakan olahraga yang paling dianjurkan. Namun tidak semua jenis senam baik untuk diikuti oleh penderita sakit jantung. Salah satu senam yang paling tepat untuk jantung adalah senam jantung sehat.

Senam jantung sehat merupakan senam yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas fungsi jantung. Gerakan senam yang tidak terlalu berat cukup untuk melatih kekuatan otot jantung. Apabila senam ini dilakukan secara rutin dan teratur maka akan dapat mencegah penyakit jantung bertambah parah. Karena fungsinya untuk menjaga jantung agar tetap kuat, maka senam jantung ini tidak boleh dilakukan terlalu berlebihan. Segera hentikan senam apabila setelah senam, penderita sakit jantung merasa pusing, sesak, atau nyeri dada, yang berarti jantungnya tidak cukup kuat untuk mengompensasi gerakan senam yang berlebihan.

Salah satu senam yang tidak dianjurkan untuk penderita sakit jantung adalah senam aerobik. Senam aerobik merupakan jenis senam yang menganjurkan lebih banyak gerak dan gaya. Senam ini membutuhkan kerja jantung lebih banyak dan sering digunakan untuk membakar lemak.

Berikut beberapa manfaat senam jantung sehat, termasuk:

  1. Melancarkan aliran darah
  2. Melancarkan asupan oksigen
  3. Memperbaiki denyut nadi
  4. Memperkuat fungsi jantung
  5. Meningkatkan fungsi kognitif
  6. Menghasilkan tubuh yahg sehat dan ideal.

Nah biasanya dalam melakukan senam jantung, penderita sakit jantung diharuskan atau diharapkan untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Sebelum melakukan senam, penderita harus menghitung denyut nadi agar bisa mengetahui jantung kita normal atau tidak, dan mengukur tekanan darah. Sehingga pada saat mengikuti senam, tidak mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.
  2. Melakukan pemanasan, pelatihan, dan pendinginan. Fase pemanasan dan pendinginan yang baik (kurang lebih selama 5 menit) dapat memiliki efek perlindungan pada jantung.
  3. Memastikan hidrasi yang cukup sebelum, selama, dan setelah aktivitas fisik.
  4. Hindari mandi air panas, yang dapat mengakibatkan peningkatan denyut jantung dan aritmia, selama 15 menit setelah senam. Tunggu dan dinginkan terlebih dahulu suhu tubuh setelah senam.

Konsultasikanlah pada dokter bila perlu, agar Anda mengetahui jenis senam atau olahraga lain yang sesuai untuk keadaan Anda. (LM/STE)

Referensi

Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2018). Exercise for a Healthy Heart. Retrieved from https://www.webmd.com/ fitness-exercise/guide/exercise-healthy-heart#1

Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2018). Exercise for a Healthy Heart. Retrieved from https://www.webmd.com/ heart-disease/guide/exercise-healthy-heart#1


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store