Setiap tidur anda merasa gatal-gatal? Ada baiknya untuk mulai membersihkan kasur anda!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

87

Tahu kah Anda bahwa sejak akhir 1990-an, kutu kasur atau dikenal sebagai bedbug mulai muncul dan ditemukan seluruh dunia. Kutu kasur ini adalah serangga kecil dengan kemampuan sebagai penghisap darah yang bisa menggigit manusia. Reaksi kulit dapat terjadi dan dapat mulai sebagai bentor kecil yang dapat berkembang menjadi bentol-bentol besar berdiameter sekitar 5 cm, yang disertai dengan rasa gatal yang hebat! Tak jarang bahkan bisa muncul nanah dari bentol-bentol tersebut.

Gejala lain selain munculnya bentol-bentol adalah warna kemerahan hingga reaksi alergi atau dikenal sebagai urtikaria. Sayangnya karena penampakan yang serupa ini sering membuat kita merasa bahwa kita hanya terkena alergi akibat makanan atau sebab lain, walaupun sejatinya penyebabnya adalah hewan-hewan kecil yang senantiasa menanti darah kita di kasur. Selain itu, bila serangga kecil ini menggigit di area mata, dapat muncul ruam mata, yang juga merupakan reaksi tingkat lanjut. Menakutkan ya?

 

Seperti Apa Kutu Kasur Itu?

Ada lebih dari 75 spesies serangga yang termasuk sebagai kutu kasur. Genus dan spesies yang menggigit manusia adalah Cimex lectularius dan Cimex hemipterus. C.hemipterus hidup di lingkungan tropis, tetapi C.lectularius adalah banyak ditemukan di perkotaan. Serangga ini lebih dikenal sebagai “kutu kasur tersembunyi” karena dapat hidup di mana saja, termasuk mampu bersembunyi di ruang kecil dan tidak terlihat. Bukti mikroskopis menunjukkan bahwa kutu kasur dewasa hanya berukuran kira-kira sebesar biji apel, lantas yang kutu kasur yang lebih muda berukuran jauh lebih kecil! Biasanya kelompok kutu kasur ini ditemukan di bagian ujung dan lipatan dari kasur.

Tanda Gigitan Kutu Kasur

Sejatinya, kutu kasur punya ciri khas bentuk gigitan tentang rasa gatal yang luar biasa. Bentuk gigitan ini biasanya berwarna kemerahan, sedikit meninggi atau bentol dan mungkin saja terdapat titik bekas darah. Pola gigitan seringkali linier, yaitu 3 gigitan berturut-turut yang dikenal sebagai “sarapan, makan siang, dan makan malam.” Pasien biasanya tidak ingat saat digigit, karena kutu kasur menggigit saat penderitanya tidur, dan gigitan mereka biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Pintar sekali mereka!

Kutu kasur cenderung menyerang area yang mudah diakses dan terbuka, seperti kaki, tangan, wajah. Area yang ditutupi pakaian longgar tidak banyak tersentuh, dan area yang tertutupi oleh pakaian yang lebih ketat biasanya terlindungi dan tidak pernah menjadi tempat sasaran.

 

Kutu Kasur, Si Kecil Pembawa Masalah

Masalah kesehatan yang dapat muncul akibat kutu kasur ini adalah anemia yang terjadi jika jumlah darah yang dihisap cukup banyak dalam periode yang lama, selain itu, kutu kasur dapat membawa alergen yang memicu reaksi asma penderita. Akibat bentuk reaksi tubuh yang kompleks ini, jika Anda merasa gatal-gatal yang berulang terutama saat sedang atau setelah terbangun tidur, segera periksa tempat tidur Anda dan datangi dokter keluarga untuk konsultasi lebih lanjut!

 

Selain itu, seringkali kita menggunakan bahan-bahan kimia untuk mengusir kutu kasur. Penyalahgunaan bahan kimia dan teknologi lain untuk mengendalikan kutu kasur berpotensi berdampak buruk pada kesehatan manusia. Untuk itu, selain secara rutin membersihkan tempat tidur, bila diperlukan panggil pembersih kasur profesional akan jauh lebih baik karena mencegah ekspos berlebihan terhadap bahan kimia maupun pestisida pada tubuh kita. (TYA)

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. McNeill, Charleen et al. 2017. Bed Bugs: Current Treatment Guidelines. The Journal for Nurse Practitioners , Volume 13 , Issue 6 , 381 – 388
  2. Doggett, S. L., Dwyer, D. E., Peñas, P. F., & Russell, R. C. (2012). Bed bugs: clinical relevance and control options. Clinical microbiology reviews25(1), 164-92.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store