Stunting Pada Balita

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

123

Anak balita dengan stunting, selain mengalami gangguan pertumbuhan, umumnya memiliki kecerdasan yang lebih rendah dari anak balita normal. Masa balita termasuk dalam periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Nutrisi yang baik dan seimbang berdampak pada pertumbuhan fisik serta  perkembangan otak.  Pemberian nutrisi yang kurang atau buruk di seribu hari pertama kehidupannya dapat berdampak permanen atau tidak dapat diperbaiki, yaitu kondisi dimana ia mengalami pertumbuhan terhambat atau stunting. Selain itu, anak balita stunting lebih mudah menderita penyakit menular saat masa kanak dan penyakit tidak menular ketika dewasa, sehingga memiliki produktifitas yang lebih rendah.

Penyebab Stunting di Indonesia

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan meliputi kesehatan dan gizi ibu yang buruk, asupan makanan si kecil yang tidak memadai, dan infeksi. Secara khusus, hal ini meliputi status gizi dan kesehatan ibu sebelum, selama, dan setelah kehamilan yang ikut  berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan awal anak. Faktor lainnya dari segi nutrisi meliputi asupan makanan untuk si kecil yang tidak memadai, termasuk pemberian ASI yang belum optimal.

Deteksi Dini Terhambatnya Pertumbuhan Balita

Pemantauan tinggi badan dibutuhkan untuk menilai normal tidaknya pertumbuhan anak. Deteksi dini terhambatnya pertumbuhan diperlukan untuk memberikan terapi lebih awal, sehingga memberikan hasil yang baik dan mencegah stunting lebih dini.

Pengukuran tinggi badan, berat badan harus diukur dan dipantau berkala, minimal pada waktu-waktu berikut:

  1. Umur < 1 tahun : saat lahir, 1, 2, 4, 6, 9, 12 bulan
  2. Umur 1 – 2 tahun : setiap 3 bulan
  3. Umur > 3 – 21 tahun : setiap 6 bulan

Cara Penanggulangan Stunting

  1. Pada ibu hamil

Memperbaiki gizi dan kesehatan ibu hamil merupakan cara terbaik dalam mengatasi stunting. Ibu  hamil perlu mendapat makanan yang bergizi dalam jumlah yang cukup. Setiap ibu hamil perlu mendapat tablet tambah darah, minimal 90 tablet selama masa kehamilan.

  1. Pada saat bayi lahir

Persalinan ditolong oleh bidan atau dokter terlatih dan begitu bayi lahir dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Bayi sampai dengan usia 6 bulan eksklusif diberi Air Susu Ibu (ASI) saja.

  1. Bayi berusia 6 bulan sampai dengan 2 tahun

Mulai usia 6 bulan, selain ASI, bayi diberi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemberian ASI terus dilakukan sampai bayi berumur 2 tahun atau lebih. Bayi dan anak memperoleh kapsul vitamin A, dan imunisasi dasar yang lengkap.

  1. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus diupayakan oleh setiap rumah tangga. (LM)

Referensi

  1. Pahami Lebih Dalam Gizi Balita dan Stunting Pada Balita. (2018). Retrieved from https://www .nutriclub.co.id/kategori/balita/kesehatan/pahami-lebih-lengkap-seputar-stunting-pada-balita/
  2. STUNTING PADA BALITA – FMCH Indonesia. (2018). Retrieved from http://www.fmch-indonesia.org/ blog/2018/11/06/stunting-pada-balita/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store