Takut Mandul? Pastikan Dengan Tes Kesuburan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

79

Mandul adalah kondisi medis yang dapat terjadi pada siapapun, baik pria maupun wanita. Hampir seluruh pasangan yang baru menikah, ingin segera memiliki keturunan. Meski demikian, tidak semua pasangan bisa seberuntung itu. Simak apa itu mandul dan tes yang diperlukan untuk mengujinya.

Wanita sering kali dipersalahkan jika pasangan tidak dapat memiliki keturunan. Nyatanya hal tersebut tidak selalu benar. Sebanyak 30-40 persen kasus kemandulan berasal dari pria, kemudian 40 persen lagi dari pihak wanita. Sisanya, sebanyak 20-30 persen merupakan kombinasi masalah kesuburan dari keduanya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan, infertilitas atau kemandulan adalah gangguan pada sistem reproduksi di mana terjadi kegagalan untuk mencapai kehamilan setelah melakukan hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi selama 12 bulan berturut-turut.

Infertilitas primer terjadi ketika pasangan belum pernah memiliki anak sama sekali, sementara infertilitas sekunder adalah kegagalan untuk memiliki anak berikutnya setelah anak pertama. Berbagai hal dapat menjadi penyebab ketidaksuburan ini, termasuk infeksi pada pria atau wanita.

Faktor-faktor Penting untuk Diagnosis Kesuburan

Ketika Anda dan pasangan berkonsultasi dengan dokter mengenai kemungkinan mandul, beberapa faktor akan ditanyakan untuk membantu mengidentifikasi kemungkinan akar permasalahannya, antara lain:

  • Riwayat kehamilan.

Bagi wanita, kemungkinan dokter akan menelusuri riwayat persalinan serta komplikasi yang pernah Anda hadapi selama hamil sebelumnya, termasuk riwayat keguguran. Sementara bagi pria, kemungkinan akan ditanyai mengenai anak yang Anda miliki dalam hubungan sebelumnya.

  • Ketika Anda dan pasangan sudah berusaha untuk hamil.

Penelitian menunjukkan bahwa rerata wanita memiliki masa paling subur di usia 20 – 24 tahun, dan akan berkurang saat memasuki usia di atas 35 tahun. Pasangan berusia subur yang berhubungan seksual tanpa alat kontrasepsi, 92 persen di antaranya akan hamil dalam waktu dua tahun. Sementara, bagi pasangan usia 35-39 tahun, sebanyak 94 persen akan hamil setelah satu tahun dan 90 persen setelah dua tahun. Jika Anda masih berusia muda dan sehat, serta belum terlalu lama berusaha untuk hamil, kemungkinan akan disarankan menunggu beberapa saat lagi.

  • Hubungan seksual.

Untuk menentukan kemungkinan penyebab mandul, dokter akan mengevaluasi seberapa sering Anda berhubungan seks. Sekaligus mengenai kemungkinan kesulitan yang Anda hadapi. Meski Anda mungkin merasa malu, sangat penting untuk memberi keterangan terbuka dan jujur kepada dokter.

  • Jangka waktu setelah melepas alat kontrasepsi.

Anda akan ditanya mengenai jenis kontrasepsi yang pernah digunakan dan sejak kapan menghentikannya. Untuk beberapa jenis kontrasepsi, butuh beberapa waktu sebelum kesuburan penggunanya kembali ke tingkat yang normal.

  • Riwayat medis dan gejala yang dialami.

Untuk memeriksa kesuburan, penting juga bagi dokter untuk mengevaluasi riwayat medis Anda sebelumnya, termasuk penyakit menular seksual. Untuk wanita, Anda akan ditanya mengenai jadwal haid dan apakah terjadi pendarahan di antara masa haid atau setelah melakukan hubungan intim.

  • Obat-obatan.

Sebagian pengobatan dapat memberi efek samping ketidaksuburan. Dokter yang memeriksa akan bertanya lebih lanjut mengenai obat-obatan yang Anda konsumsi dan kemungkinan pengobatan alternatif. Jangan lupa informasikan juga obat-obatan bebas yang sering Anda konsumsi.

  • Gaya hidup.

Beberapa gaya hidup tidak sehat dapat memengaruhi kesuburan seseorang. Dokter yang memeriksa kesuburan biasanya akan menelusuri riwayat merokok, berapa berat badan Anda, kebiasaan mengonsumsi minuman keras, dan tingkat stres yang Anda alami.

Dalam menjalani serangkaian pemeriksaan kesuburan, terkadang tidak hanya berkisar masalah fisik, namun juga harus dipertimbangkan mengenai faktor psikologis dan biaya. Untuk itu dibutuhkan kesabaran, kerja sama, dan saling mendukung antar pasangan. (EDA)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store